TribunJabar/

Operasi Simpatik Lodaya

Polisi Minta Saran Masyarakat saat Operasi Simpatik Lodaya

Kalau dulu kita melaksanakan operasi itu seolah onani, mencari kepuasan sendiri. Kita puas masyarakat belum tentu puas.

Polisi Minta Saran Masyarakat saat Operasi Simpatik Lodaya
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan gelar pasukan di Samsat Kiaracondong, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (1/4). Gelar pasukan itu berkaitan dengan Operasi Simpatik Lodaya 2014 yang digelar 1 April 2015 sampai 21 April 2015. 

BANDUNG, TRIBUN - Semua jajaran Satlantas di seluruh wilayah hukum Polda Jabar akan meminta masukan atau tanggapan masyarakat mengenai pelaksanaan Operasi Simpatik Lodaya 2015. Makin banyaknya tanggapan atau masukan masyarakat nanti akan menjadi parameter keberhasilan aparat kepolisian menggelar Operasi Simpatik Lodaya 2015.

"Kalau dulu kita melaksanakan operasi itu seolah onani, mencari kepuasan sendiri. Kita puas masyarakat belum tentu puas. Kalau sekarang masukan dari masyarakat itu jadi penilaian dan parameter, kalau tidak ada juga berarti kita belum maksimal," kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Joko Rudi, usai menggelar pasukan di Samsat Kiaracondong, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (1/4).

Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan gelar pasukan di Samsat Kiaracondong, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (1/4). Gelar pasukan itu berkaitan dengan Operasi Simpatik Lodaya 2014 yang digelar 1 April 2015 sampai 21 April 2015.

Informasi yang dihimpun Tribun, gelar pasukan dilakukan secara serentak di setiap Polres di Jabar. Bahkan gelar pasukan juga dilakukan serentak seluruh Indonesia.

Operasi Simpatik Lodaya tahun ini menitikberatkan Polri sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. Selain itu untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat serta cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. (cis)

Penulis: cis
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help