TribunJabar/

Headline Tribun Jabar

Perdagangan Satwa Liar Dilindungi Dikendalikan dari Garut

HEWAN-hewan tersebut dipelihara setelah dibeli dari beberapa lokasi di Indonesia melalui internet.

Perdagangan Satwa Liar Dilindungi Dikendalikan dari Garut
TRIBUN JABAR
Sampul Harian Pagi Tribun Jabar, Minggu 22 Februari 2015. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID -- Hewan-hewan tersebut dipelihara setelah dibeli dari beberapa lokasi di Indonesia melalui internet. Sejak lima bulan lalu, DR memperolehnya dari Surabaya, Papua, Sulawesi, dan sebagainya.

"Setiap dua hari sekali, beli makanan seperti pepaya Rp 200 ribu untuk makan hewan. Banyak hewan yang masih kecil. Orangutan saja belum bisa jalan," kata Tini, orang tua DR.

Badan Reserse Kriminal bekerja sama dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Center for Orangutan Protection (COP) membekuk pelaku perdagangan satwa liar yang dilakukan secara online melalui jejaring sosial Facebook. Operasi penangkapan dilakukan di Garut, Sabtu (21/2/2015) siang. Tersangka DR ditahan di kepolisian wilayah setempat, menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

Sugeng Irianto, Kepala Unit Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim, mengatakan, pengungkapan praktik perdagangan satwa langka secara online di Garut ini berawal dari laporan masyarakat melalui pesan singkat.

Selanjutnya, bekerja sama dengan JAAN dan COP, pihak Bareskrim menyelidiki akun Facebook tersangka. Penyidik mendapatkan sejumlah satwa langka dan dilindungi diiklankan untuk dijual. (sam/kompas.com)

Berapa total satwa liar yang diamankan serta bagaimana kronologis terungkapnya kasus ini, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Minggu (22/2/2015). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

//

Penulis: sam
Editor: dic
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help