TribunJabar/

Otomotif

Tips Aman Mengemudi Saat Hujan Ala Chevrolet Indonesia

KONDISI aspal basah, jarak pandang lebih pendek, mengharuskan pengendara meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati.

Tips Aman Mengemudi Saat Hujan Ala Chevrolet Indonesia
shutterstock
Illustrasi. 

JAKARTA, TRIBUN  – Musim penghujan yang mulai menghantui para pengguna jalan hendaknya diimbangi dengan penyesuaian perilaku mengemudi. Kondisi aspal basah, jarak pandang lebih pendek, mengharuskan pengendara meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati.

Chevrolet Indonesia mencoba memberi sedikit panduan untuk meningkatkan kesadaran dan skill pengendara menghadapi musim penghujan. Setelah membeberkan cara aman menerjang banjir serta langkah menghadapi aquaplaning, edukasi dilanjutkan dengan meningkatkan ”kecerdasan mengemudi” dalam situasi hujan.

Dadan Ramadhani, Customer Care Director Chevrolet Indonesia memandu langsung, dan inilah beberapa kunci mengemudi saat hujan lebat:

1. Mengemudilah secara halus dan hindari pengereman mendadak atau membelokkan kemudi secara tiba-tiba karena hal tersebut dapat memggoyahkan cengkeraman kendaraan. Rem sebelum Anda memasuki tikungan. Tambah kecepatan secara halus.

2. Tetap berada di jalur tengah atau di dekatnya, atau di puncak jalan, karena air cenderung berkumpul di tepi jalan. Ingatlah untuk tidak menghambat pengendara lain yang bergerak lebih cepat – jangan membuat peraturan lalu lintas sendiri.

3. Jaga jarak dengan kendaraan yang berada di depan untuk menghindari semprotan yang menyebabkan kaca kotor. Hal ini penting terutama jika Anda berada di belakang kendaraan yang berukuran besar. Jika memungkinkan, mengemudilah di jalur yang ditinggalkan oleh kendaraan di depan karena bagian ini lebih kering dari bagian lain di jalan.

4. Hindari penggunaan cruise control (pengontrol kecepatan) pada jalanan basah. Teknologi ini berperan mempercepat atau memperlambat kendaraan untuk tetap dalam kecepatan yang telah ditetapkan. Jika diaktifkan, sistem akan mendeteksi perlambatan dan akan mencoba mempercepat laju. Hal ini menyebabkan satu atau seluruh ban kehilangan cengkeraman sepenuhnya. Dikhawatirkan, pengemudi kehilangan kendali terhadap kendaraan sepenuhnya.

Normalnya, ketika ban kehilangan cengkeraman di jalanan basah, roda akan secara alami mulai melambat dan terus melambat sampai perubahannya sesuai dengan kecepatan kendaraan saat titik cengkeraman dikembalikan.

5. Nyalakan lampu utama untuk membantu penglihatan saat kondisi jalan sudah minim cahaya dan berkabut. Pergunakan lampu kabut jika perlu. Usahakan tidak menggunakan lampu hazard kecuali mobil menjadi hambatan yang harus dihindari oleh pengendara lain.  (KOMPAS OTOMOTIF)

Editor: dic
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help