Peri Berharap PBR Ikuti Jejak Persib
Baru keluar dari Rumah Tahanan (rutan) Kebon Waru Januari 2014 lalu, Jajang (24) terpaksa masuk bui lagi.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG,TRIBUN-Berbeda tipis satu poin, Pelita Bandung Raya (PBR) selama dua pekan bertahan di posisi kedua klasemen Liga Super Indonesia (LSI) dengan poin 11. Berada di bawah Arema dan melangkahi Persib.
9 Maret kemarin, Persib kembali mengkudeta PBR dan kini Persib berada di urutan kedua di bawah Arema serta di atas PBR dengan poin 13.
Tanggal 21 Februari 2014, setidaknya menjadi tanggal yang akan diingat dengan baik. Pasalnya, sejak saat itu, untuk pertama kalinya di dua musim kompetisi LSI, PBR mengkudeta Persib, tim sesama yang tinggal di Bandung.
"Ya, sekarang posisi kedua sudah diambil alih oleh Persib. Sebelumnya, dua pekan posisi dua kami yang pegang. Selamat buat Persib," kata asisten pelatih PBR, Peri Sandria kepada Tribun, Selasa (11/3).
Kompetisi LSI musim ini, menempatkan Persib dan PBR di wilayah barat. Tidak hanya itu, jadwal keduanya pun diatur dengan berbarengan. Setelah Persib melawan Barito, pekan ini, giliran PBR yang akan bertandang ke Barito.
"Kami tentu berharap bisa mengikuti jejak kemenangan Persib di Banjarmasin. Jika Persib menang disana, kami juga menargetkan poin disana," ujarnya.
Jika 15 Maret ini PBR bisa mengalahkan Barito, otomatis PBR akan kembali mengkudeta Persib di posisi kedua dengan poin 14. Saat ini, PBR mengoleksi poin 11.
Karenanya, dipastikan persaingan kedua tim se kota ini dipastikan akan seru di papan klasemen.
"Persaingan di klasemen wilayah barat ini memang seru. Sudah tentu antara Persib dan PBR salah satunya yang saling mengejar poin. Selain itu, Semen Padang juga enggak sangka dikalahkan Persita," ujarnya.
Di dua musim LSI, pertarungan Persib dan PBR memang selalu dimenangkan oleh Persib. Tapi di lapangan hijau pun, persaingan keduanya sangat ketat.
"Sejak lama Bandung Raya memang selalu bersaing ketat dengan Persib. Faktor-faktor non teknis selalu melekat sebagai bumbu-bumbu persaingan diantara keduanya. Tapi yang penting, persaingan ketat itu harus disertai sportivitas," ujarnya. (men)