• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Jabar

UMK Garut Diusulkan Naik 12,5 Persen

Rabu, 6 November 2013 17:48 WIB
UMK Garut Diusulkan Naik 12,5 Persen
Ichsan
ILUSTRASI aksi buruh

GARUT, TRIBUN - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Garut 2014 bagi para buruh industri dan perkebunan diusulkan naik 12,5 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2013, UMK Garut mencapai sebesar Rp 965 ribu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi, Kabupaten Garut, Elka Nurhakimah, mengatakan, kenaikan upah tersebut telah diajukan kepada Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat. Hal ini, tuturnya, telah disepakati oleh sejumlah pihak di Kabupaten Garut.

"Sebelum diusulkan, besaran UMK ini sudah disepakati terlebih dahulu oleh kalangan pengusaha, pekerja dari sektor industri, serta perkebunan di Kabupaten Garut. Saya yakin, Gubernur akan menyetujui nilai upah yang kami usulkan," kata Elka, Rabu (6/11).

Sebelum dihasilkan nilai yang akan diajukan tersebut, serikat pekerja di Kabupaten Garut meminta UMK dinaikan sebesar 15 persen. Menurut Elka, permintaan dari pihak serikat pekerja ini sangat sulit untuk dipenuhi.

Sebagian besar perusahaan di Kabupaten Garut, tuturnya, bergerak dalam sektor industri kecil atau industri rumahan. Karenanya, akan sangat berat bagi pengusaha jika tuntutan dari serikat pekerja harus dipenuhi. Supaya semua pihak tidak merasa dirugikan, tuturnya, UMK Garut diusulkan mengalami kenaikan 12,5 persen.

Terdapat sekitar 30.000 orang pekerja yang bekerja di sektor industri dan perkebunan di Kabupaten Garut. Sementara itu, jumlah perusahaan di Kabupaten Garut yang terdata adalah 567 perusahaan.  (*)

Penulis: sam
Editor: dar
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas