• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribun Jabar

Narkoba Merambah Buruh Pabrik

Selasa, 22 Oktober 2013 18:26 WIB
Narkoba Merambah Buruh Pabrik
TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA
Ilustrasi

CIMAHI, TRIBUN - Narkoba di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat mulai merambah kalangan buruh atau karyawan perusahaan/pabrik. Tahun 2012 saja menunjukkan dari 90-an tersangka kasus narkoba yang umumnya pengguna ada 37 orang yang diketahui berprofesi sebagai buruh atau karyawan perusahaan pabrik.

Hal itu dikatakan Ketua BNN Provinsi Jabar AKBP Drs Zaebusi MSi pada acara Sosialisasi dan Penandatangan Kesepakatan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Gedung Pengabdian Mapolres Cimahi, Selasa (22/10). "Karenanya dengan MoU ini kami mudah-mudah pengguna narkoba di kalangan buruh atau karyawan bisa berhenti. Dan kami juga menyambut baik MoU ini karena untuk kota dan kabupaten di Jawa Barat ini baru pertama kali ada kerjasama antara polisi dengan pengusaha dalam menunjukan langkah nyata dari P4GN," kata Zaebusi.

Parahnya perkembangan narkoba di kalangan buruh dan karyawan juga diungkapkan Ketua Apindo Kota Cimahi, Roy Sunaryo. Karena sebelumnya dia juga punya pengalaman memimpin sebuah perusahaan di suatu pabrik.

"Berdasarkan pengalaman saya di perusahaan, saya pernah mencoba melakukan pengecekan terhadap 500 loker karyawan di perusahaan. Hasil pengecekan itu ternyata ditemukan 30 persen dari semua loker itu di dalamnya terdapat barang terlarang seperti obat 'inek' dan CD (cassete disk) film-film porno. Ini jelas mengaggetkan saya. Karena menjadi dilematis bagi perusahaan, kalau 30 persen itu dipecat, tentu perusahaan akan berhenti," paparnya.

Untuk itu Roy sangat mendukung upaya kerjasama dengan pihak kepolisian tersebut. Menurutnya dalam kesepakatan itu yang perlu ditekankan adalah perusahaan dan polisi harus lebih sering melakukan sosialisasi, pihak perusahaan juga benar-benar melakukan upaya pencegahan agar narkoba tidak masuk dalam wilayah kerja, dan pihak perusahaan juga harus aktif berkoodinasi menjalin komunikasi dengan kepolisian.

"Untuk langkah lanjut dari MoU itu tentu, bisa dilakukan secara teknis yang nanti bisa dibahas lagi antara perusahaan dengan polisi. Perusahaan bisa saja melakukan pengecekan ke loker karyawan, atau bisa juga melakukan kerjasama dengan polisi dan BNN melakukan test urin," tambahnya.

Sejalan dengan kesepakatan yang sudah ditandatangani, Kapolres Cimahi AKBP Erwin Kurniawan meminta agar setiap perusahaan dapat ikut mengawasi para karyawannya untuk menekan peredaran narkoba di perusahaannya masing-masing. Selain itu pihaknya juga berharap perusahaan dapat ikut bersinergi meminimalisasi potensi peredaran barang haram tersebut. (ddh)

Baca berita selengkapnya di edisi cetak.

Penulis: ddh
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
264402 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas