Citizen Reporter

Kicau Burung di Arhanudri-3 Bandung

Pameran dan lomba burung berkicau ini di hadiri lebih dari 700 peserta kicau mania se-Jabar.

Oleh: Serda Edward V Siregar
Anggota Yon Arhanudri-3 Bandung

BATALYON Artileri Pertahanan Udara Ringan (Yon Arhanudri-3) Bandung bekerjasa sama dengan Yayasan Boy dan Rekan (BnR) menggelar pameran dan lomba burung berkicau di Lapangan Ade Suherman, Jalan Menado No 12, Kota Bandung, Minggu (18/8). Acara ini digelar untukmemeriahkan HUT ke-68 kemerdekaan RI.

Pameran dan lomba burung berkicau ini di hadiri lebih dari 700 peserta kicau mania se-Jabar. Bahkan, menurut panitia, ada peserta lomba burung berkicau dari Lampung dan Semarang.

Danyon Arhanudri-3, Letkol Arh Zaenudin SH Mhum, selaku penanggungjawab lomba, mengatakan, pameran dan lomba ini diadakan untuk menjalin silaturahmi antara kicau mania se-Jabar, mempererat hubungan antara TNI dan Polri, meningkatkan persatuan dan kesatuan seluru komponen bangsa tanpa membedakan status.

"Dengan pameran ini kita ingin meningkatkan rasa cinta tanah air karena burung yang dilombakan semuanya berasa dari negeri kita sendiri. Saya juga senang memelihara burung, asal tidak menggangu tugas pokok sebagai TNI," ujar Danyon.

Jenis burung yang diperlombakan antara lain, murai batu, anis merah, kenari, love bird, kacer ciblak dan berbagai jenis burung lainnya berdasarkan kelas e-bodre, jati jajar, eb-odjos, ebod vit, ronggo lawe.

Lomba ini memperebutkan hadiah untuk kelas e-bodre juara satu Rp 7 juta, juara dua Rp 3 juta, juara tiga Rp 1.750 000. Sedangkan kelas jati jajar juara satu Rp 5 juta, juara dua Rp 2 juta, dan juara tiga Rp 1 juta.

Untuk kelas eb-odjos, juara satu mendapat hadiah Rp 2 juta, juara dua Rp 1 juta, juara tiga Rp 500 ribu. Hadiah untuk kelas ebod Vit, juara satu Rp 1.200,000, juara dua Rp 600.000, dan juara tiga Rp 250.000. Dan kelas ronggo lawe juara satu Rp 800.000, juara dua Rp 400.000, dan juara tiga Rp 200.000. Hadiah ini diberikan menurut biaya pendaftaran yang berbeda.

Untuk menentukan burung yang terbaik yang layak menjadi juara, panitia dari Arhanud dan BnR mengundang juri yang ahli dalam bidang perburungan dan sudah biasa menjadi juri dalam event perlombaan kicau burung.

Komandan Batalyon Arhanudri-3 dan seluruh warga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sampai ke tingkat nasional bahkan internasional, agar seluruh masarakat dapat mempertahankan budaya Indonesia ini. Sehingga kelestarian burung dari negeri kita ini tetap terjaga dan tidak akan punah. (*)

Editor: nip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved