Usul Kadin Tak Digubris Pemerintah
Hingga menjelang putusan naik tidaknya harga jual bahan bakar minyak subsidi berlangsung, berbagai reaksi dan komentar ditunjukkan
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
Haryadi Sukamdani, Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Kebijakan Publik dan Fiskal, mengungkapkan, sebenarnya pada November 2011, jajarannya memberikan usul kepada pemerintah berkenaan dengan kenaikan harga BBM subsidi.
Usulnya, kata Haryadi, berupa kenaikan harga BBM subsidi secara bertahap. "Saat itu, kami kira merupakan momentum tepat. Indikatornya, inflasi masih rendah," ujar Haryadi di Kadin Jabar, Kawasan Surapati Core Bandung, Jalan PHH Musthopa Bandung, Senin (17/6).
Saat itu, usul kenaikannya Rp 500 per liter. Kemudian, naik lagi Rp 500 per liter dalam kurun waktu tertentu. Akan tetapi, ujar Haryadi, pemerintah tidak menggubris usul itu. Menurutnya, saat itu pemerintah sibuk melakukan pencitraan. (*)