Status Papandayan Kembali Waspada
Status Gunung Api Papandayan akhirnya diturunkan dari Siaga (Level III) menjadi Waspada (Level II), Rabu (5/6). Masyarakat di sekitar Gunung
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Januar Pribadi Hamel
Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan instrumental, visual, serta analisis data pemantauan, penurunan status jadi Waspada ini diberlakukan 5 Juni 2013 pukul 16.00. Sebulan sebelumnya, 5 Mei 2013 pukul 12.00, statusnya dinaikkan menjadi Siaga.
"Ya benar, statusnya sudah diturunkan. Hal ini didasarkan pada analisis dan evaluasi yang telah dilakukan terhadap aktivitas Gunung Api Papandayan," kata Surono saat dihubungi Tribun melalui sambungan telepon, Kamis (6/6).
Menurut Surono, telah terjadi penurunan aktivitas vulkanik secara signifikan pada Gunung Papandayan. Karenanya, tingkat kegiatannya dapat diturunkan sesuai dengan tingkat kegiatan dan ancamannya.
Walaupun statusnya diturunkan, pemantauan secara intensif terus dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan serta penelitian terhadap aktivitas Gunung Papandayan. Ujarnya, kegiatan sosialisasi tentang ancaman bahaya letusan Gunung Papandayan harus tetap dilakukan karena statusnya masih waspada.
Sejak akhir Mei sampai awal Juni 2013, ucapnya, kegempaan Gunung Papandayan menurun signifikan, yaitu dari jumlah rata-rata gempa vulkanik 35-49 kejadian per hari menjadi 14 kejadian per hari. Jumlah kejadian gempa vulkanik terus menurun hingga awal Juni 2013. (*)