A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Kepsek SMKN 4 Bandung - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Jabar

Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Kepsek SMKN 4 Bandung

Rabu, 5 Juni 2013 16:00 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Polrestabes Bandung telah mengirimkan surat pemanggilan kepada AD, Kepala Sekolah SMK Negeri 4 yang dilaporkan oleh salah seorang orangtua murid atas tuduhan pelecehan seksual.

Menurut keterangan dari Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Bandung AKP Rosdiana, AD seharusnya, Rabu (5/6/2013) hari ini, memenuhi panggilan dengan status sebagai saksi. Namun, sang kepala sekolah belum datang hingga pukul 15.00 WIB sore ini.

"Kalau suratnya sudah diberikan kemarin setelah salah satu orangtua korban melaporkan Senin malam," ujar Rosdiana saat ditemui di ruangannya, Rabu (5/6/2013).

Kendati demikian, Polrestabes Bandung masih menunggu AD hingga batas waktu yang belum ditentukan. "Tidak apa-apa, kita akan menunggu saja dulu," ucapnya.

Sementara itu, saat didatangi ke kantor SMK Negeri 4 Bandung Jalan Kliningan, Kota Bandung, sebelum jam bubar sekolah, Kepsek tersebut tidak ada ditempat. Menurut keterangan dari salah seorang guru, AD sedang menjalankan dinas luar sehingga tidak dapat hadir ke sekolah.

"Bapak sedang dinas, mobilnya juga tidak ada di luar," kata guru tersebut.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima siswi SMK 4 Kota Bandung yang diduga telah dilecehkan oleh kepala sekolahnya mengadu ke Pemerintah Kota Bandung, Senin (3/6/2013). Kelima orang siswi yang telah membuat pernyataan secara tertulis itu adalah AL (17), M (16), CD (17), NS (16), dan NN (17).

Dalam lembar pernyataan yang ditandatangani langsung, mereka mengaku mendapat perlakuan tidak sononoh dari AD. "Kita kemari ingin melaporkan kejadian pelecehan ini kepada Wali Kota Bandung. Ini telah mencoreng nama Kota Bandung sebagai kota agamis dan mencoreng dunia pendidikan."  (*)
Editor: dar
Sumber: Kompas
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas