Selasa, 9 Juni 2026

Ratusan Jemaah Umrah Tertipu

Sejumlah jemaah yang hendak pergi umrah ke tanah suci Mekah melaporkan PT Muzanida Lintas Arafah (Muzdalifah) ke Kepolisian

Tayang:
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN - Sejumlah jemaah yang hendak pergi umrah ke tanah suci Mekah melaporkan PT Muzanida Lintas Arafah (Muzdalifah) ke Kepolisian Resor Kota Besar Bandung.
Mereka melapor sejak Senin (3/6) malam hingga Selasa (4/6) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Bandung.

Sri Iriani (55), salah seorang korban biro perjalanan yang berlokasi di Jalan Sumbawa 20 S Bandung itu, dia bersama ratusan jemaah lainnya, sudah 4 kali gagal berangkat umrah sejak sekitar Februari 2013 lalu. Janji dari biro tersebut, tidak pernah jelas. Bahkan hanya dijanjikan dan melakukan pengunduran waktu pemberangkatan.

Namun, kata dia, hingga saat ini tidak ada kejelasan waktu keberangkatan. Padahal, ia dan para jemaah yang satu kelompok dengannya dijanjikan berangkat pada 17 April 2013. Karena sudah kesal dan marah, dia bersama sejumlah jamaah melaporkan biro perjalanan Muzdalifah itu ke polisi. Mereka menduga Muzdalifah telah melakukan penipuan dan penggelapan uang jamaah yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 6 Miliar.

"Saya sudah 4 kali dijanjikan, gagal pergi, mundur-mundur terus jadwalnya. Sampai yang terkahir itu tanggal 17 April lalu. Tapi, enggak pergi-pergi juga," katanya usai melapor ke SPKT, Senn (3/6).

Iriani resmi melaporkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut ke SPKT Polrestabes Bandung, Senin 3 Juni 2013 dengan surat bernomor LP 1394/VI/2013/POLRESTABES. Iriani tidak datang sendirian, melainkan ditemani oleh 17 orang jamaah lainnya. Bersama 17 rekan jamaah itu, mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus yang terjadi.

Adapun jauh sebelum dia dan sesama jemaah Muzdalifah melapor ke polisi, dia sudah mencoba mengonfirmasi ke Muzdalifah, kata Iriani, selalu dijanjikan pasti akan diberangkatkan. Ia mengaku tertarik dengan biro perjalanan tersebut karena selain biaya umrah yang relatif murah. Juga pembimbingnya yang memang sudah dikenal dan bagus.

Korban lain yang melapor, Fikria, mengatakan laporan itu bukan yang pertama dilakukan. "Sebelumnya juga sudah ada yang melapor ke  Polrestabes Bandung atau Polsek. Kalau enggak salah ke Polsek Sumur Bandung" katanya.

Bambang Kartadireja (66), jamaah lainnya yang merasa tertipu oleh biro perjalanan umrah  Muzdalifah merasakan hal yang sama. Semula dia hendak pergi beribadah ke tanah suci bersama istri dan iparnya.

Perihal laporan jamaah gagal umrah di bawah brio Muzdalifah, Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana mengungkapkan, polisi belum bisa berkomentar banyak. Namun tak memungkiri, Polrestabes Bandung sudah menerima laporan jamaah gagal umrah tersebut. (dic)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved