Rabu, 10 Juni 2026

Orang yang Mengaku Keluarga Teduga Teroris dari Cimenyan

Teroris Tasikmalaya yang disebut-sebut bernama Salim dan diperkirakan berusia 20 tahunan itu diduga berasal

Tayang:
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Januar Pribadi Hamel
BANDUNG, TRIBUN - Teroris Tasikmalaya yang disebut-sebut bernama Salim dan diperkirakan berusia 20 tahunan itu diduga berasal dari wilayah Cimenyan, Kabupaten Bandung. Meski belum bisa dipastikan dan belum ada rilis resmi dari kepolisian, kehadiran seorang pria dan seorang wanita yang mengaku orang tua Salim mengarah ke tanah kelahiran pelaku penusukan terhadap anggota Satlantas Polresta Tasikmalaya, Aiptu Widartono ini.

Jika kedua orang tersebut yang mengaku sebagai orang tua Salim memang benar adanya. Barulah bisa dipastikan, Salim memang berasal dari Cimenyan, Kabupaten Bandung. Hingga saat ini, orang tua yang mengaku-ngaku sebagai orang tua Salim tersebut baru melakukan tes Deoxyribo Nucleic Acid atau DNA yang dilakukan oleh tim dokter kepolisian.

Keduanya yang asal Cimenyan, Kabupaten Bandung menjalani tes DNA pada Jumat (24/5) lalu, setelah mengecek jasad Salim yang berada di kamar mayat Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Mohamad Toha 369, Bandung. Usai melihat jasad Salim, keduanya mengakui kalau pria yang sudah terbujur kaku di lemari pendingin rumah sakit selama 8 hari waktu itu adalah anaknya.

"Pria dan wanita yang mengaku orang tua Mr X (Salim) itu asal Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kita belum bisa pastikan, apa benar mereka ini orang tua Mr X atau bukan. Harus nunggu hasil tes DNA yang sudah kita lakukan waktu mereka datang itu, lalu kan hasilnya kita kirim ke rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta," ujar Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sartika Asih, Kombes Pol Setyo Purwanto saat dihubungi lewat telepon oleh Tribun, Minggu (26/5). (dic)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved