Timnas Inggris Sudah Mirip Spanyol
The Three Lions diyakini sudah berada dalam jalan yang tepat untuk mengikuti jejak Tim Matador.
Spanyol mengincar trofi internasional keempat bagi mereka pada kompetisi Piala Dunia 2014 di Brasil musim panas tahun depan. Mereka sebelumnya sudah meraih dua trofi Euro dan satu trofi Piala Dunia.
Cleverley sendiri merasa Inggris boleh memendam keyakinan tersendiri akan kesuksesan pada Piala Dunia 2014. Pasalnya, perpaduan pemain muda dan berpengalaman juga telah dilakukan laiknya yang terjadi dalam timnas Spanyol. Apalagi, sebagian pemain telah saling mengenal dengan baik.
"Kami bisa mengambil kepercayaan diri tersendiri dari apa yang telah dilakukan Spanyol. Mereka memiliki banyak pemain yang datang dari level yang sama bersama-sama, juga dari Barcelona dan Madrid. Aku pikir tujuh dari pemain Man. United ada di dalam skuad Inggris. Jadi, itu membantu. Mengenal para pemain di dalam luar lapangan dan berlatih bersama mereka setiap hari," papar Cleverley.
"Itu membantu. Aku yakin itulah yang juga membantu Spanyol dalam mendapatkan apa yang mereka raih. Banyak pemain muda kami mengenal satu sama lain baik dari level klub atau dari tim muda Inggris. Mengenal satu sama lain, datang dari level yang sama bersama-sama, memiliki ikatan. Akan lebih spesial jika kami bisa melakukan hal yang besar," lanjutnya.
"Ditambah pengalaman dari para pemain senior seperti Steven Gerrard, Frank Lampard, Ashley Cole, Wayne Rooney, dan Michael Carrick, kamu memiliki perpaduan hebat," ucap Cleverley.
Meski secara prestasi belum membuahkan hasil, Cleverley yakin secara teknik skuad The Three Lions tidaklah kalah bagus ketimbang negara-negara lain, termasuk Spanyol. Dia merasa skuad Inggris terdiri dari para pemain dari liga terbaik dan juga klub empat besar.
"Akan sulit melakukan apa yang sudah Spanyol lakukan, tapi kami bisa memetik keyakinan dari fakta tersebut. 10 tahun lalu mereka bukan apa-apa, lihat apa yang mereka lakukan sekarang. Aku pikir kami sama bagusnya seperti negara lain, seperti Spanyol, secara teknik dan semoga ini bisa menjadi tahun pembuktian itu," tutupnya. (*)
Galliani Bantah Keretakan dengan Berluscon
CEO AC Milan, Adriano Galliani, membantah kabar mengenai keretakan hubungannya dengan presiden klub, Silvio Berlusconi. Pada Rabu (22/5), putri dari Berlusconi, Barbara, juga telah mengeluarkan pernyataan serupa.
Barbara menegaskan ayahnya dan Galliani masih berada pada jalur yang sama untuk memimpin AC Milan. Kini, giliran Galliani sendiri yang angkat bicara, mengamini semua pernyataan Barbara.
"Hubungan personal dan profesional saya dengan Silvio Berlusconi telah terjadi sejak 33 tahun lalu. Afeksi dan respek timbal balik yang ada tidak pernah retak, tidak sekarang, tidak juga paad masa lalu, berkebalikan dari apa yang saya baca," tulis Galliani dalam rilis di situs resmi Milan.
"Kemarin Barbara Berlusconi mengomentari tema ini. Apa yang dia katakan dan hanya apa yang dia katakan adalah kebenaran," tegasnya. (*)