Selasa, 9 Juni 2026

Modal Ide Tak Bisa Jadi Jaminan Kredit Perbankan

Industri kreatif di Indonesia, terutama di Jawa Barat, sangat potensial. Namun persoalan investasi selalu menjadi masalah

Tayang:
Penulis: feb | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN - Industri kreatif di Indonesia, terutama di Jawa Barat, sangat potensial. Namun persoalan investasi selalu menjadi masalah, sehingga industri kreatif pun mandek. Hal ini karena adanya perbedaan antara skema perbankan dan skema industri kreatif itu sendiri.

"Keluhan para pelaku industri kreatif, mereka menganggap tidak ada skema yang cocok untuk mereka. Mereka hanya bermodalkan talenta, kreatifitas atau ide. Hal itu oleh perbankan tidak bisa dinilai sebagai jaminan," ujar Muhammad Irfan, Board of Director Yayasan Inovasi Creative Indonesia (I Creative). Hal ini ia sampaikan kepada wartawan usai seminar "Creative Industries, Innovation The Smart Economy" di Embassy Room Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Bandung, Jumat (24/5).

Permasahalan investasi ini berlaku di semua kota, termasuk Bandung.
"Potensi Kota Bandung di industri kreatif lengkap di semua sektor. Arsitektur, desain, kerajinan dan lain-lain. Namun dari sekian banyak subsektor industri di Bandung, mau tidak mau harus memilih beberapa saja yang menjadi unggulan, meski yang lain tetap dimajukan. Bagusnya di Bandung itu industri kreatif berdasarkan non sumber daya alam, karena di Bandung minim sumber daya alamnya," kata Irfan. 

Irfan mengatakan, fokus kajian I Creative, terutama dalam seminar tersebut, ada dua, yakni bidang fashion dan animasi. Hal ini karena target Jawa Barat ingin menjadi kiblat fashion muslim di dunia. Fokus industri animasi, karena Jawa Barat memiliki potensi animasi besar, namun sayangnya menjadi braindrain atau eksodus ke negara lain karena potensi mereka tidak tergali di Jawa Barat. (bb)
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved