Api Membakar Rumah Yoyoh di Tengah Guyuran Hujan
Rumah permanen milik Hj Yoyoh (55) di Blok Cikuya, Dusun Kereteg, Ciamis, luluh lantak gosong dilalap si jago merah
Penulis: Andri M Dani | Editor: Kisdiantoro
Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting). Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Suami Hj Yoyoh, H Eman yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang kelontong itu saat kejadian sedang berada di luar kota, di Karawang. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dari informasi yang diperoleh Tribun, waktu kejadian Minggu sore tersebut, Hj Yoyoh sedang berada di warung di depan rumahnya. Ketika hujan sudah mulai turun sekitar pukul 15.30, tiba-tiba Hj Yoyoh mencium bau sangit seperti plastik terbakar dari arah dalam rumah.
Karena curiga, Hj Yoyoh didampingi anak perempuannya langsung masuk rumah. Namun dari dalam rumah asap pekat sudah mengepul. Hj Yoyoh kemudian dengan tergesa-gesa kembali keluar untuk mematikan listrik dari meteran, tetapi dari dalam rumah lidah api sudah berkobar.
Dalam kondisi panik, Hj Yoyoh berteriak-teriak minta tolong, sehingga berdatangan ke lokasi kejadian. Dan serta merta mencoba berupaya memadam kan api. Api terus berkobar memakan bagunan rumah permanen ukuran 9 x 14 meter persegi meski hujan turun mengguyur.
Warga berupaya menyelematkan sejumlah harta benda milik korban. Bahkan sebuah mobil bak terbuka yang dparkir di dalam garasi, terpaksa digotong warga ramai-ramai dan bisa diselamatkan.
Sekitar pukul 16.00 mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Ciamis datang ke kolasi kejadian. Kobaran api berhasil dijinak, namun sebagian besar rumah milik Hj Yoyoh ludes habis berikut isinya. Perhiasan dan uang tunai hasil jualan yang akan disetor ke bank diperkirakan ikut gosong terbakar. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah lainnya yang ada di lingkungan Cikuya tersebut .
Menyusul kebakaran yang meluluhlantakkan rumahnya tersebut, untuk sementara Hj Yoyoh terpaksa menungsi ke rumah anaknya(sta)