Ingin Kulit Bagus? Hindari Stres
ternyata perawatan saja tidak cukup untuk bisa memperoleh kulit bagus. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi perubahan kulit. Satu di antaranya
Penulis: roh | Editor: Darajat Arianto
Ahli kesehatan kulit yang juga menjabat Medical Manager PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr Michael Reo mengungkapkan, stres menjadi faktor yang sangat memengaruhi perubahan pada kulit. Stres memiliki porsi terhadap perubahan kulit sampai 60 persen. "Kalau dulu porsinya hanya 25 persen, tapi sekarang sudah 60 persen," kata dia saat peluncuran Duta Cantik Natur E di Bandung, Sabtu (11/5).
Karena itu, kata dr Michael, setiap orang harus bisa mengendalikan stres. Caranya beragam, seperti membangun sikap dan pola fikir yang positif, menerima keadaan apa adanya, mengungkapkan unek-unek, berolah raga rutin, dan lain-lain. "Menjalani hidup disiplin juga bisa mengurangi stres, dan ini bagus terhadap kulit," ujarnya.
Selain mengendalikan stres, kata dr Michael, cara lain untuk bisa mendapatkan kulit yang bagus adalah dengan perawatan. Rawatlah kulit secara rutin dari dalam dan luar. Merawat dari dalam bisa dengan mengonsumsi makanan bergizi ditambah vitamin e, sedangkan cara sederhana merawat kulit dari luar adalah dengan rutin menggunakan lotion.
Soal pemilihan vitamin e, dr Michael berpesan agar vitamin e yang dikonsumsi bukan sekadar berfungsi memberi nutrisi terhadap kulit tapi juga sebagai antioksidan. Karena itu, sebaiknya pelajari dulu komposisi vitamin e yang akan dikonsumsi sebelum memutuskan mengonsumsi vitamin e tersebut.
Mengonsumsi vitamin e juga kata dr Michael harus dilakukan secara rutin dan dalam waktu yang tidak singkat. Sebab perawatan yang baik adalah perawatan yang dilakukan secara kontinyu agar manfaatnya bisa dirasakan berkepanjangan.
Terkait komposisi vitamin e, dr Michael mengungkapkan, berdasarkan penelitian, sumber vitamin e yang paling banyak terdapat pada minyak biji gandum dan bunga matahari. Karena itu, sebaiknya memilih produk vitamin e yang berbahan dasar kedua tumbuhan tersebut. "Minyak biji gandum dan bunga matahari baik untuk menjaga kelembaban dan elastisitas kulit," ujarnya.
Selain merawat kulit secara rutin, mengonsumsi makanan yang sehat juga akan memengaruhi kulit. Kulit menjadi bagus dan sehat. Apalagi jika dibarengi dengan olah raga yang rutin, tentu pori-pori akan terbuka dan keringat akan keluar. Ini sangat penting untuk regenerasi kulit.
"Yang tak boleh ditinggalkan agar bisa memiliki kulit yang bagus adalah istirahat yang cukup. Istirahat di sini artinya harus tidur pulas. Berdasarkan penelitian, tidurlah 4-5 jam setiap hari. Tidur ini berfungsi untik recovery kulit," kata dr Michael. (*)