Senin, 24 November 2014
Tribun Jabar

Inflasi Jabar Naik Tajam

Kamis, 9 Mei 2013 18:15 WIB

BANDUNG, TRIBUN -n Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Wilayah VI Jabar-Banten, Dian Ediana Rae, Kamis (9/5) mengatakan, realisasi PDRB Jabar pada triwulan I tahun ii sebesar 5,9 persen. Sedangkan pertumbuhan triwulan IV 2012 sebesar 5,5 persen.
 
Dian mengakui bahwa selama triwulan pertama tahun ini, inflasi di Jabar masih tergilong tinggi. Catatan menunjukkan angkanya sekitar 5,81 persen lebih tinggi daripada tiga bulan terakhir 2012, yang besarnya 3,86 persen.
         
Kondisi itu terjadi karena faktor non-fundamental yaitu komoditas bahan makanan dan administered prices. Faktor itu pun berkaitan dengan kenaikan harga sejumlah komoditas bahan makanan, utamanya, hortikultura, semisal bawang putih, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, dan tomat sayur.

"Adanya regulasi pemerintah pun, seperti tarif listrik, cukai rokok, tarif ledeng, juga memicu inflasi Jabar," ujarnya. (*)
Penulis:
Editor: dar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas