Puluhan Pemilik Toko di Cipanas Panik
Ia sempat kebingungan menyelamatkan barang dagangannya yang sangat mudah rusak jika terkena air.
Penulis: cis | Editor: Darajat Arianto
Kepanikan sempat dirasakan Dadang Misbahudin (35) pemilik Toko Cipanas Komputer yang berada tepat di samping toko Sumber Sehat. Ia sempat kebingungan menyelamatkan barang dagangannya yang sangat mudah rusak jika terkena air.
"Untung saja ada etalase sehingga air tidak langsung masuk, hanya membasahi lantai saja. Coba kalau masuk pasti banyak yang rusak," kata Dadang.
Dadang pun mengatakan, ketika luapan air mulai meninggi, ia dan sejumlah pemilik toko langsung bergotongroyong membersihkan gorong-gorong yang ada di sepanjang genangan air. Itu dilakukan untuk mencegah tinggi luapan air yang disebabkan terhambatnya gorong-gorong.
"Banyak sampah yang keluar dari gorong-gorong. Kemungkinan besar itu yang membuat air dari gorong-gorong itu meluap. Memang hal seperti ini sering terjadi. Tapi ini yang terparah," kata Dadang.
Dadanfg menyebut, genangan air itu berasal dari luapan gorong-gorong setelah diguyur hujan selama berjam-jam sekitar pukul 13.00. Air tersebut menggenangi jalan yang menghubungkan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bogor itu sepanjang 500 meter.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Ahmad Syamsudin, menilai genangan yang merendam Jalan Raya Cipanas setinggi 50 centimeter itu akibat kurang optimalnya drainase di jalan tersebut.
"Sebagian memang ada yang rusak karena sudah lama dan kurang perawatan," kata Ahmad kepada Tribun melalui ponselnya, Rabu (8/5).
Selain itu, Ahmad menilai, jika drainase di pinggir jalan tersebut banyak dipenuhi tumpukan sampah dan bahan material yang turun dari galian pasir. Akibatnya air tidak mengalir lancar ketika hujan deras terjadi.
"Meluapnya air bukan tanpa sebab, pastinya ada yang menghalangi air untuk bisa mengalir lancar," kata Ahmad mengakhiri pembicaraan. (*)