Rabu, 10 Juni 2026

Dua Perampok Ditembak di Jalan Patriot

Polres Garut melumpuhkan dua tersangka perampok bersenjata api dalam sebuah pengejaran di Jalan Patriot

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Januar Pribadi Hamel
GARUT, TRIBUN - Polres Garut melumpuhkan dua tersangka perampok bersenjata api dalam sebuah pengejaran di Jalan Patriot, Kecamatan Tarogongkidul, Rabu (1/5). Kedua tersangka tersebut tewas karena melakukan perlawanan, mereka hampir menembakkan senjata api kepada petugas kepolisian.

Kapolres Garut, AKBP Umar Surya Fana, mengatakan kedua tersangka tersebut menjadi target operasi karena kerap menggunakan senjata api dalam melakukan perampokan dan perampasan motor di sejumlah kawasan di pusat perkotaan Garut.

Sebelumnya, kata Kapolres, warga mengepung empat tersangka di pertigaan Jalan Patriot depan Universitas Garut. Pengepungan dilakukan setelah para tersangka merampas motor dengan menodong korban. Ujarnya, tersangka sempat menembakkan senjata api. Hal ini diketahui dari suara tembakan yang dilaporkan warga.

"Warga sudah mengepung dan petugas hendak meringkus mereka. Mereka kemudian berusaha melarikan diri dengan sepeda motor dari Jalan Pataruman sampai Jalan Patriot. Mereka membawa senjata api," ujar Umar, Rabu (1/5).

Dari penangkapan kedua tersangka, Polres Garut mengamankan satu motor Vario, senjata api jenis revolver, senjata tajam, dan tiga pasang kunci astag. Kapolres mengatakan saat itu para tersangka melakukan aksi kriminal di Kampung Hampor, Kecamatan Tarogongkidul.

Dari lokasi itu, tersangka merampas motor Yamaha Vixion dengan menodongkan senjata api kepada korban. Penodongan juga dilakukan di depan Toko Karangpawitan dengan menodongkan senjata api dan mengambil Yamaha Mio.

Sementara itu, mereka kembali beraksi di Unversitas Garut Fakultas Farmasi. Mereka mengambil motor Satria FU. Namun, mereka dicegat warga dan tersangka menembakkan senjata api.

"Motor hasil curiannya ditinggal di TKP. Dua tersangka melarikan diri, dua dilumpuhkan," ujar Umar.

Menurut Kapolres, dua perampok yang dilumpuhkan adalah JH asal Lampung dan memiliki KTP Bungbulang, Garut. JH merupakan residivis kasus curanmor di Garut. Sementara itu, satu korban lainnya adalah DH, warga Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, yang merupakan residivis empat kasus curanmor. Sedangkan, dua rekan tersangka lain masih dalam pengejaran. (sam)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved