Dragon Force Guncang Gasibu
Puluhan ribu penggila rock - speed metal Bandung dan sekitarnya benar-benar terpuaskan. Mereka bergoyang
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Lengkingan sang vokalis, Marc Hudson, dipadu dengan petikan gitar Herman Li dan Sam Totman, serta hentakan drum dari Dave Mackintosh selaras dengan cabikan bass Frederic Leclercq dengan iringan keyboard Vadim Pruzhanov semakin lengkap harmonisasi rock speed metal yang terdengar di telinga. Apalagi setibanya di DNA stage, Dragon Force yang tampil sekitar pukul 22.00 langsung melesatkan nomor pembukanya yang berjudul Heroes Of Our Time yang merupakan tembang lawas dari album Ultra Beat Down yang dirilis tahun 2008.
Namun uniknya puluhan ribu anak muda yang rela menunggu sejak pukul 18.00 mengetahui lagu itu. Mereka pun langsung menyambutnya dengan hingar bingar sambil mengangkat tangannya dan bernyanyi bareng.
Tak hanya itu saat band yang sempat jadi pembuka band metal ternama Iron Meiden itu membawakan tembang kedua, yang berjudul Season dari album terkahirnya tahun 2012 "The Power Within" juga lansung disambut fantastis oleh semua anak muda yang memadati lapangan Gasibu.
Bahkan semua anak muda yang hadir itu mampu memberikan backing vokal yang pas dengan teriakan 'Hoy... Hoy... Hoy" sesuai dengan ritme musik, saat Dragon Force membawakan nomor Reason To Live dari album Ultra BeatDown. Semua penonton tampak asik, meski seakan tanpa jarak mereka berdiri tapi tidak ada satu aksi keributan pun yang terjadi.
"Saya senang sekali bisa tampil di Indonesia. Apalagi melihat sambutan di sini sangat begitu bagus," ujar Marc seusai menyanyikan lagunya.
Hampir setiap aksinya pada setiap lagu, mendapat sambutan yang hangat dari penonton. Dragon Force yang membawakan sekitar lagu itu, hampir semua lagu topnya dibawakan dengan serius dan penonton pun terpuaskan. Tak ketinggalan mereka pun membawakan lagu Black Fire dari album The Valley of the Damned serta lagu yang berjudul sama dengan albumnya itu. (ddh)