Selasa, 9 Juni 2026

CN 235 Digunakan Banyak Negara

PT Dirgantara Indonesia (DI), menyatakan, saat ini, pihaknya siap mengembangkan pasar dan jaringan. Adalah pasar internasional, yang menjadi

Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Teguh Graito, Manajer Pemasaran PT Dirgantara Indonesia (DI), menyatakan, saat ini, pihaknya siap mengembangkan pasar dan jaringan. Adalah pasar internasional, yang menjadi prioritas lembaga BUMN yang dulunya bernama Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) tersebut. Pasalnya, pasar internasional terbuka lebar.

Teguh mengutarakan, terbukanya peluang pasar internasional itu terlihat pada pemakaian produk PT DI, semisal CN 235 oleh beberapa negara. Sebut saja Malaysia yang saat ini memiliki 8 unit CN 235. "Sebanyak 6 di antaranya maritim patrol. Dua lainnya, VIP, yaitu digunakan perdana menteri," jelasnya di PT DI, Rabu (24/4).

Teguh meneruskan, Malaysia berencana mengonversi 3 di antara 6 unit CN 235, yang semula maritim patrol, menjadi fungsi lainnya, seperti keperluan komersil. Bahkan Malaysia ingin menambah armada CN 235 sebanyak 3-4 unit. "Kami siap menggarapnya," tegas Teguh.

Negara lainnya, sambung Teguh, yang juga menggunakan produk PT DI, yaitu Brunei Darussalam. Negara monarki itu, saat ini, memiliki 1 unit CN 235. Teguh menambahkan, beberapa negara ASEAN lain pun membutuhkan CN 235. Yaitu Thailand, Filipina, Myanmar, Bangladesh, dan Madagskar. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved