Perumahan MBR Butuh Intervensi Pemerintah
Sampai saat ini, angka kekurangan perumahan (backlog) masih tinggi, bahkan setiap tahunnya naik
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
Ferry Sandiyana, Ketua DPP Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Seluruh Indonesia (AP2ERSI) menilai, pemenuhan perumahan khususnya bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) butuh intervensi pemerintah. Pasalnya berkaitan dengan daya beli.
Menurutnya, daya beli yang lemah menyulitkan kalangan MBR memiliki rumah. "Jadi, butuh intervensi dan bantuan pemerintah, satu di antaranya dalam hal kepastian regulasi," kata Ferry pada Musyawarah Besar DPP AP2ERSI di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika Bandung, Rabu (17/4). (*)