Rabu, 10 Juni 2026

Perumahan MBR Butuh Intervensi Pemerintah

Sampai saat ini, angka kekurangan perumahan (backlog) masih tinggi, bahkan setiap tahunnya naik

Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Sampai saat ini, angka kekurangan perumahan (backlog) masih tinggi, bahkan setiap tahunnya naik. Pada 2004, backlog sebanyak 5,8 juta unit. Pada 2010, menjadi sekitar 13,6 juta unit. Saat ini, perkiraannya 15 juta unit.

Ferry Sandiyana, Ketua DPP Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Seluruh Indonesia (AP2ERSI) menilai, pemenuhan perumahan khususnya bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) butuh intervensi pemerintah. Pasalnya berkaitan dengan daya beli.

Menurutnya, daya beli yang lemah menyulitkan kalangan MBR memiliki rumah. "Jadi, butuh intervensi dan bantuan pemerintah, satu di antaranya dalam hal kepastian regulasi," kata Ferry pada Musyawarah Besar DPP AP2ERSI di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika Bandung, Rabu (17/4).  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved