Rabu, 10 Juni 2026

Dua Nelayan Selamat Setelah Terombang-ambing 21 hari

KENDARI, TRIBUN - Dua nelayan asal Labuhan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Barat, diselamatkan setelah selama 21 hari terombang-ambing.

Tayang:
Editor: Giri
KENDARI, TRIBUN - Dua nelayan asal Labuhan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Barat, diselamatkan setelah selama 21 hari terombang-ambing di perairan Pulau Buru, Maluku.

Kedua nelayan terjebak di tengah laut saat mencari ikan tuna di Laut Banda, Maluku. Kapal kayu dengan kekuatan 1 gross ton yang ditumpangi mereka mengalami kerusakan mesin.

Kepala Subseksi Operasi Kantor SAR Kelas B Kendari, Basrano mengatakan, dua nelayan asal Labuhan Bajo bernama Nasto Nausin (27) dan Rahmat Tao Arisun (19), itu kemudian dibawa ke Pelabuhan Samudra Kendari.

"Jam delapan pagi hari ini kami baru dapat informasi soal ada dua nelayan yang hilang sejak 21 hari di Laut Banda dari pihak Pelabuhan Samudera Kendari. Ternyata dua nelayan itu sudah berada diselamatkan oleh KM Usran Jaya yang melintas di perairan itu. Lalu kedua nelayan dibawa ke kantor SAR Kendari," ucapnya saat dihubungi, Rabu (3/4) sore.

Mereka diselamatkan awak KM Usran Jaya pada pukul 11.00 Wita, tanggal 23 Maret 2013. Selanjutnya, kedua nelayan itu diserahkan ke pihak Kantor Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara untuk dipulangkan.

"Jadi kami memproses kepulangan mereka, kemudian dua nelayan kami serahkan ke Dinas Sosial agar mereka bisa pulang di kampungnya di Labuhan Bajo, NTT karena kewenangan bantuan kemanusian seperti pengungsi dan lain-lain ditangani oleh Dinas Sosial," tuturnya.(*)
Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved