Ayi Ajak PKL Botram Bersama
Ketua Satuan Gabungan Khusus (Satgasus) Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Ayi Vivananda mengajak botram (makan bareng
Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
Botram bersama PKL sebagai ucapan terima kasih karena PKL tidak akan berjualan di taman Alun-alun dan depan Pendopo Kota Bandung Jalan Dalem Kaum. "Area tersebut menjadi prioritas penataan PKL karena menjadi simbol pemerintahan sedangkan Jalan Dalem Kaum dan Kepatihan masih ditolerir," ujar Ayi yang juga Wakil Wali Kota Bandung.
Ayi mengatakan, tim Satgasus sudah mengkomunikasikan memberikan pemahaman kepada PKL tidak boleh berdagang di tempat terlarang. "Jalan Dalem Kaum dan Kepatihan belum ditata karena terkendala dana, anggaran di Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya baru turun pada Juni mendatang," ujar Ayi.
Menurut Ayi, penataan PKL tidak bisa sekaligus, maka ada priroitas yakni Masjid Agung (Masjid Raya Jabar.RED) dan Pendopo. "Alun-alun dan Pendopo tidak ada toleransi dan berlaku untuk selamanya, jika ada yang berjualan akan kami datangi sampai benar-benar steril," katanya.
Ia mengatakan, PKL yang berjualan di Taman Masjid dan sekitar Pendopo ada 151 pedagang dianjurkan mencari tempat baru. "PKL bisa menata sendiri dengan memanfaatkan ruang kosong yang tersedia. Masjid Agung ini harus rapi walau pedagang butuh pendapatan tapi tetap harus patuh aturan dan keindahan kota," ujar Ayi. (*)