A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pelajar Antusias Terjemahkan Naskah Drama Sunda - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribun Jabar

Pelajar Antusias Terjemahkan Naskah Drama Sunda

Kamis, 21 Februari 2013 15:15 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Ajang Festival Drama Basa Sunda Pelajar (FDBS-P) Jawa Barat dan Banten baru dua kali dilaksanakan Teater Sunda Kiwari yang mendapat dukungan dari Bidang Kesenian dan Perfilman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. Meski baru dua kali namun banyak hasil yang patut dibanggakan.

"Kebanggaan itu antara lain berupa keseriusan anak-anak muda dalam menerjemahkan naskah drama berbahasa Sunda di atas panggung, serta apresiasi dan antusiasme penonton yang sebagian besar dari kalangan anak muda. Karena hampir setiap harinya gedung (Rumentangsiang, red) selalu dipadati penonton," ujar Ketua Teater Sunda Kiwari, R Dadi Danusubrata, yang menurut laporan jumlah penonton kalangan pelajar mencapai 13 ribu orang.

Festival ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia, Teater Sunda Kiwari. Proses dan waktu penyelenggaran festival cukup panjang yakni sejak Jumat (1/2) hingga Rabu (20/2) malam. Sementara acara penutupan yang digelar di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Jalan Baranang Siang, Rabu (20/2) malam

Menurut Dadi, antusiasme dan kesariusan pelajar pada bahasa Sunda ini terlihat jelas. Karena keenam naskah yang ditawarkan untuk dipentaskan seperti "Teroris" karya Dhipa Galuh Purba, "Benang Kusut" karya Arthur S Nalan, "Kacingcalang" karya Dadan Sutisna, "Nagri Katumbiri" karya Nazaruddin Azhar, "Tungtungna Tunggara" karya Ayi G Sasmita dan "Gandrung New York" saduran bebas Rosyid E Abby dari Naskah New Yorker in Tondo karya Marcelina Argana Jr, merupakan naskah drama bahasa Sunda yang terbilang sulit.

"Ini menunjukan kalau drama bahasa Sunda maupun bahasa Sunda-nya sendiri dikalangan anak muda masih digemari dan belum punah," ujar Dadi.

Rasa bangga dan apresiasi akan pelaksanaan Festival Drama Basa Sunda Pelajar II 2013, juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Jabar Uu Rukmana, dan Kabid Kesenian dan Perfilman Disparbud Jabar Agus Hanafiah, yang menutup rangkaian festival. Terhadap kelangsungan festival tahunan tersebut, baik Uu maupun Agus berniat untuk mengupayakan dukungan pendanaan.

"Adaya festival drama bahasa Sunda pelajar ini menjadi ajang pendidikan dan pemberian pengamalan pada generasi muda yang sebagai aset penerus seni drama dan pelesatari bahasa Sunda," kata Agus.

Pada penutupan Festival Drama Basa Sunda Pelajar II 2013 semalam, TSK membuka dengan menampilkan drama berjudul "Punden-punden Anu Rempag" karya almarhum Hidayat Suryalaga. Drama yang  mengisahkan tentang nilai-nilai kesucian serta etika yang sudah ditabrak dan tidak terlihat lagi dalam kehidupan itu cukup menghibur semua hadirin yang hadir. Karena cerita itu banyak menceritakan di panti jompo yang banyak diselipkan unsur humor. (*)
Penulis: ddh
Editor: dar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
140911 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas