Mantapnya Bihun Bakso dengan Kremes
Satu makanan kaki lima yang tak boleh dilewatkan untuk dicicipi di Bandung adalah bihun bakso di Jalan Sultan
Penulis: roh | Editor: Darajat Arianto
Satu makanan kaki lima yang tak boleh dilewatkan untuk dicicipi di Bandung adalah bihun bakso di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, tepat di taman dekat Jalan Gempol. Bihun baksonya enak dan banyak pelanggannya. Lebih-lebih di saat jam makan siang tiba, wah pasti penuh. Bahkan banyak pelanggan yang terpaksa makan di dalam kendaraannya.
Karena kaki lima, bihun bakso di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa ini hanya menggunakan gerobak sederhana. Sebagai tempat makan disediakan meja dengan kursi plastik yang berjumlah tak lebih dari sepuluh. Namun jangan salah, rasa bihun baksonya benar-benar mantap.
Padi, si pedagang bihun bakso mengaku mampu menjual 60-70 porsi bihun bakso setiap harinya. "Pembelinya ya langganan saja, mereka yang sudah biasa beli bihun bakso di sini," katanya, saat ditemui di tempat jualannya, Kamis (21/2). Satu porsi bihun bakso dibanderol Rp 10.000.
Buhun bakso yang ditawarkan Padi memiliki ciri khas. Bihun kuah hanya diberi bakso, tahu dan somay. Tidak ada sayuran di dalamnya, yang ada hanya taburan daun seledri di atas bihun bakso. Sementara sebagai pelengkap, Padi menambahkan kremes (semacam kerupuk yang dipotong menyerupai kentang). Namun kremes buatannya itu disajikan dalam mangkuk terpisah.
Menurut Padi, banyak pelanggan yang kembali datang ke warung baksonya hanya gara-gara ingin mencicipi kembali kremes buatannya. Kremes buatan Padi ini memang enak, dan lebih gurih dari kerupuk aci kebanyakan. (*)