'Annisa Sempat Minta Diturunkan dari Angkot'
Annisa Azward, mahasiswi Universitas Indonesia yang melompat dari angkutan kota U10, ternyata sempat mengungkapkan kisah kecil di balik
"Dia ngomong kalau dia minta diturunkan. Tapi kata sopirnya 'enggak usah, ntar saya antar kok'," kata Happy Herawati, Koordinator Humas RS Atmajaya, mengutip keterangan Icha, saat memberikan keterangan pers di Pluit, Jakarta Utara, Senin (11/2/2013).
Dia menjelaskan, setelah menjalani perawatan awal di RS Atmajaya, Icha sudah berangsur sadar. Saat makan siang pada hari Kamis (7/2/2013), dia sempat menceritakan alasan mengapa dia melompat dari dalam angkot yang sedang melaju. "Katanya mau diantar, tapi saya sudah takut, Mbak, makanya saya loncat," tutur Happy mengutip cerita Icha.
Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Umum RS Atmajaya Yohanes Temaluru menjelaskan, Icha masuk ke rumah sakit pada hari Rabu (6/2/2013) dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dia diantar oleh sopir angkot U10, Jamal bin Jamsuri (37) bersama seorang aparat kepolisian. Icha langsung mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat sebelum akhirnya dipindahkan ke bangsal perawatan. Keluarga kemudian memutuskan untuk memindahkan Icha ke RS Koja pada Kamis siang.
Diberitakan sebelumnya, Annisa Azward meninggal dunia di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Sabtu malam. Ia loncat dari angkutan umum di flyover Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, karena takut diculik oleh sopir angkutan tersebut. Mengetahui korban meloncat, Jamal lalu membawa korban ke rumah sakit menggunakan bajaj. (*)