Awas Batu Berjatuhan di Cadas Pangeran
Pengguna jalan yang melintas di kawasan Cadas Pangeran Sumedang sebaiknya ekstra waspasda karena kerap terjadi longsor dan pohon tumbang
Penulis: Deddi Rustandi | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tanah longsor dan betu-batu besar yang lepas menggelinding dan menghujam ke jalan terjadi di blok Cilengsar, Ciseda, Desa Cijeruk Kecamatan Pamulihan, Rabu (6/2) malam.
Cadas yang mengantung di tikungan Cilengsar itu ambrol dan memuntahkan batu-batu yang cukup besar ke jalanan.
Saat kejadian jalan sedang sepi karena hujan lebat sehingga tak ada kendaraan yang tertimpa batu. Polisi dan warga sempat menutup kawasan Cadas Pangeran untuk membersihkan material batu.
Karena batu yang besar melintang di tengah jalan sementara bantuan alat berat belum datang, polisi menghentikan truk besar untuk mendorong batu.
"Batunya besar-besar di tengah jalan sementara aat berat belum datang sehingga semalam polisi menghentikan truk besar dan meminta mendorong batu supaya jalan bisa dilalui kendaraan," kata Beben warga setempat.
Longsoran sempat menutup bahu jalan di tebing cadas persis di belokan Cilengsar. Sebuah batu besar menggantung di tebing cadas ini dan bisa terlepas. Sebuah alat berat, bulldozer diterjunkan untuk menyingkirkan material batu.
Namun alat berat itu malah mogok karena hidroliknya macet ketika mencoba mencungkil batu yang besar yang mengantung di tebing.
Humas Perhutani Sumedang, Suryana mengatakan kawasan Cadas Pangeran memang merupakan daerah rawan bencana longsor dan pohon tumbang. "Siapapun yang melintasi kawasan itu harus waspada akan ancaman longsor dan pohon tumbang," katanya, kemarin.
Sebelumnya pohon tumbang terjadi Selasa (5/2) malam di tikungan Ciherang, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan. Pohon tumbang sebanyak dua kali di kawasan yang sama dan sempat menimpa kendaraan yang lewat tapi tidak ada korban jiwa. (std)