A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ayi Perintahkan BPLHD Cari Pembung Limbah ke Sungai Cijalupang - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Jabar

Ayi Perintahkan BPLHD Cari Pembung Limbah ke Sungai Cijalupang

Sabtu, 2 Februari 2013 21:00 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda mengaku kesal saat kerja bakti membersihkan Sungai Cijalupang Kelurahan, Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, air yang semula bening mendadak merah.

"Saat kerja bakti  bersama siswa SMAN 24 warga, organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan, air yang semula normal berubah merah karena ada yang buang limbah ," ujar Ayi usai kerja bakti, Sabtu (2/2/2013).

Ayi mengatakan, limbah dibuang ke sungai tidak bisa dibiarkan, harus ditindak. Dia meminta Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kota Bandung mencari tahu si pembuang limbah.

"Bila ditemukan, pabrik bersangkutan langsung disanksi berupa penyegelan dan minggu ini harus ditemukan pelakunya," pinta Ayi.

Ayi mengatakan, ia bersama masyarakat dan pelajar bersihkan sungai untuk mengantisipasi tragedi banjir.

Menurut Ayi, Sungai Cijalupang menjadi salah satu sungai yang menyebabkan banjir di wilayah sekitarnya. Kondisi itu terjadi karena ada penyempitan daerah aliran sungai dan sedimentasi.
"Kita menemukan ada penyempitan dan sedimentasi. Akibatnya menjadi penyebab banjir. Bahkan banjir sempat merobohkan kirmir dua tahun lalu. Makanya kita beberes lagi setidaknya mengurangi sedimentasi," ujar Ayi.

Namun yang menjadi sorotan Ayi adalah pencemaran yang diduga dilakukan pabrik  tekstil. (tsm)
Penulis:
Editor: dia
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas