Selasa, 9 Juni 2026

Dongkrak Ekspor, Insentif Pajak Diusulkan BI

Terjadinya krisis ekonomi global yang melanda sejumlah negara di kawasan EURO Zone, termasuk Amerika Serikat (AS), berdampak negatif bagi

Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
BANDUNG, TRIBUN - Terjadinya krisis ekonomi global yang melanda sejumlah negara di kawasan EURO Zone, termasuk Amerika Serikat (AS), berdampak negatif bagi perekonomian dunia. Indonesia pun terkena imbasnya. Satu di antaranya, negara ini defisit ekspor pada 2012.

"Ekspor Indonesia selama 2012, cenderung melemah sebagai efek krisis global," ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Hendar, usai Kuliah Umum Prospek Perekonomian Indonesia 2013 di Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Senin (14/1).

Melemahnya pasar ekspor nasional, menyebabkan fiskal turun. Efeknya, kata dia, penyerapan pajak pun tumbuh melambat.  Melihat kondisi itu, sebaiknya, pemerintah menerbitkan berbagai kebijakan untuk mendorong ekspor nasional. Misalnya, memberikan insentif bagi para investor, seperti keringanan pajak, pengurangan dan kemudahan biaya perizinan, serta yang lainnya. Dia berkeyakinan ekspor yang meningkat dapat menumbuhkan perekonomian nasional. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved