Dongkrak Ekspor, Insentif Pajak Diusulkan BI
Terjadinya krisis ekonomi global yang melanda sejumlah negara di kawasan EURO Zone, termasuk Amerika Serikat (AS), berdampak negatif bagi
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
"Ekspor Indonesia selama 2012, cenderung melemah sebagai efek krisis global," ujar Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Hendar, usai Kuliah Umum Prospek Perekonomian Indonesia 2013 di Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Senin (14/1).
Melemahnya pasar ekspor nasional, menyebabkan fiskal turun. Efeknya, kata dia, penyerapan pajak pun tumbuh melambat. Melihat kondisi itu, sebaiknya, pemerintah menerbitkan berbagai kebijakan untuk mendorong ekspor nasional. Misalnya, memberikan insentif bagi para investor, seperti keringanan pajak, pengurangan dan kemudahan biaya perizinan, serta yang lainnya. Dia berkeyakinan ekspor yang meningkat dapat menumbuhkan perekonomian nasional. (*)