• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Jabar

2013, Ekonomi Tumbuh 6,6 Persen, Inflasi 4,5 Persen

Senin, 14 Januari 2013 18:17 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Hendar, mengaku optimistis meski kondisi ekonomi global belum ada tanda-tanda kepastian pulih ditambah adanya beberapa kebijakan pemerintah yang berpotensi menyebabkan terjadinya inflasi, seperti kenaikan tarif dasar listrik (TDL), naiknya upah minimum kota-kabupaten (UMK), serta adanya rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas industri, perekonomian nasional pada tahun ini dapat lebih baik daripada 2012.
 
Hendar menyatakan, agar ekonomi Indonesia pada tahun ini tetap tumbuh, bahkan lebih baik daripada 2012, sebaiknya pemerintah menerbitkan sejumlah kebijakan untuk mendongkrak kinerja ekspor, yang selama tahun lalu, melemah. Di antaranya berupa insentif bagi para investor.
 
Harapannya, kata Hendar, insentif itu  mendongkrak ekspor pada masa mendatang.  Seandainya pemerintah menerbitkan berbagai regulasi yang dapat memudahkan para investor, Hendar optimistis, bahwa pada 2013, pertumbuhan ekonomi nasional dapat melebihi 2012, yaitu sekitar 6,6 persen. "Bahkan, saya kira, pada 2014, pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai 7 persen," imbuhnya usai Kuliah Umum Prospek Perekonomian Indonesia 2013 di Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Senin (14/1).
 
Sementara dalam hal inflasi, Hendar tidak menampik bahwa hal itu tetap terjadi pada tahun ini. Dia memperkirakan, laju inflasi pada tahun ini hampir sama seperti 2012. "Yaitu sekitar 4,5 persen plus minus 1 persen," katanya.  (*)
Penulis:
Editor: dar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
112272 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas