Kamis, 27 November 2014
Tribun Jabar

Kodim 0609 dan BPBD KBB Akan Berlakukan Protap Tangkubanparahu

Kamis, 20 September 2012 19:29 WIB

Kodim 0609 dan BPBD KBB Akan Berlakukan Protap Tangkubanparahu
Endan Ramdan
Gunung yang punya 9 kawah, dan bahayanya..
CIMAHI, TRIBUN- Kondisi kawah Gunung Tangkubanparahu yang fluktuatif dan terus menerus aktif membuat jajaran TNI khusunya dari Kodim 0609 Cimahi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana membuat sebuah prosedur tetap (protap). Tujuannya untuk mencegah berbagai kemungkinan yang terjadi, khusunya terkait dengan langkah-langkah evakuasi.

Komandan Kodim (Dandim) 0609 Cimahi, Letkol Inf Novi Helmi  mengatakan, Kodim 0609 sejauh ini terus melakukan pemantauan terhadap kondisi salah satu gunung purba di utara Kota Bandung itu. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak BPBD KBB untuk membuat sebuat protap bersama. 

Menurut Novi, protap bersama itu dibuat untuk mempersiapkan apa yang harus dilakukan seandainya betul-betul terjadi hal yang buruk terhadap kondisi Gunung Tangkubanparahu.

"Setiap hari kami terus membuat laporan perkembangan kondisi Tangkubanparahu. Bahkan kami turut menempatkan anggota untuk terus mengawasi kondisi Tangkubanparahu," kata Novi, di kantor Kodim 0609 Cimahi, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Cimahi, Kamis (20/9).

Novi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus menyusun protap bersama untuk penanggulangan bencana Tangkubanparahu. Dalam  salah satu protap disebutkan, Kodim 0609 kelak akan membuat sebuah jalur evakuasi di sekitar kawasan Tangkubanparahu jika kondisi terburuk benar-benar terjadi di wilayah itu. 

"Tidak hanya jalur evakuasi, dalam protap itu juga tertuang tahapan langkah-langkah yang akan dilakukan prabencana, saat terjadi bencana dan pascabencana. Yang paling penting adalah protap ini harus jadi dulu, seteleh itu digladikan. Kami jelas tidak mau ada bencana, namun protap ini bertujuan agar semua pihak sudah tahu apa saja yang harus dilakukan jika bencana itu terjadi," ungkap Novi.(*)
Penulis: set
Editor: rie

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas