SEIRING dualisme PSSI, tim nasional terbelah menjadi dua. Alfred Riedl pun kembali menangani Tim Merah Putih versi PSSI pimpinan La Nyalla.
Namun Riedl tak sepenuhnya puas. Pasalnya, kondisi tim yang ditanganinya setahun silam menjadi dambaan pelatih asal Austria ini.
"Sepak bola Indonesia, timnas harus bersatu, jika tidak mau sanksi dari FIFA dan untuk sepak bola Indonesia kedepannya," kata Alfred Riedl disela-sela pemusatan latihan, Selasa (11/9).
Pendapat Riedl pun diamini ileh Presiden APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia), Ponaryo Astaman. Dia meminta seluruh pihak untuk tak memanaskan kekisruhan sepak bola tanah air.
"Ini bukan tanggung jawab kami sebagai pemain. Namun, semua penikmat bola bahkan media sekalipun harus memberikan solusi terbaik dan tidak terus-terusan memperuncing kondisi," katanya.
Terkait para pemain langganan yang tak mendapat panggilan Riedl seperti Bambang Pamungkas, Ponaryo bersikap dingin. "Untuk kasus itu kembali ke pribadi masing-masing saja," ujarnya. (duniasoccer)
