Pemilukada Cimahi
KPU Tak Menggelar Quick Count
Sore ini, beberapa TPS sudah menggelar perhitungan suara dengan kemenangan bervariasi yang diperoleh pasangan calon di tiap-tiap wilayah.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Darajat Arianto
Dari pengamatan Tribun, hanya tim Atty Suharti - Sudiarto (PASTI) yang menggelar quick count atau perhitungan cepat versi mereka dengan menggandeng Lembaga Survey Nasional (LSN) yang memang sudah lama dijadikan sebagai lembaga survei PASTI.
Dari hasil sementara hingga pukul 15.00, pasangan PASTI mengungguli empat pasangan lainnya dengan perolehan suara 41,2 persen disusul pasangan SAE 38,16 persen, Cep Eman 11.81 persen, Arjuna 4,76 persen dan TIBA 4,07 persen. Sementara pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menggelar quick count.
Menurut Ketua KPU Kota Cimahi, Ikin Sodikin, KPU Kota Cimahi memang sengaja tidak menggelar quick count dengan alasan lebih memercayai versi manual atau perhitungan suara asli dengan sistem hitung langsung.
"Kami memang sengaja tidak menggelar quick count dalam penyelenggaraan Pemilukada tahun ini," kata Ikin beberapa saat lalu.
Sementara pihak SAE lebih mengandalkan para relawan untuk menggelar perhitungan cepat. Bahkan tim sukses SAE lebih memercayai perhitungan internal dengan menggunakan pereangkat lunak (software) khusus yang sudah mereka persiapkan. (*)