A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Keramik Kiaracondong Dijual Sampai Papua - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribun Jabar

Keramik Kiaracondong Dijual Sampai Papua

Kamis, 6 September 2012 15:32 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Keramik buatan perajin di Kebon Jayanti, Kiaracondong, Kota Bandung dijual ke sejumlah daerah di nusantara. Sebut saja Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Penjualan ke daerah di luar Jawa itu dilakukan dengan cara dikirim per dua pekan sekali sebanyak satu truk. Biasanya, keramik karya perajin dikumpulkan lalu dikirim ke luar Jawa sesuai dengan jumlah permintaan.

"Keramiknya campur-campur, ada berupa piring besar, guci, atau cenderamata. Tapi kalau ke Papua permintaan lebih banyak di piring besar ya karena katanya piring tersebut digunakan untuk acara adat pernikahan," kata perajin keramik Kiaracondong, Oman, di rumahnya, Kamis (6/9).

Sentra keramik Kiaracondong sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Bahkan ada yang menyebutkan, sejak masa penjajahan pun di daerah Kebon Jayanti sudah ada perajin keramik, dengan dimulai dari pembuatan gerabah dari tanah liat.

Namun sampai 2012 ini, jumlah perajin keramik tinggal tersisa sekitar enam orang. Puluhan perajin lain gulung tikar, setelah harga bahan bakar berupa minyak tanah naik beberapa tahun yang lalu. (*)
Penulis: roh
Editor: dar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
18804 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas