MRT di Bandung Segera Terwujud
Pada Selasa besok akan dilaksanakan penandatanganan Joint Operation Anggrement, artinya Mass Rapid Transportation di Bandung segera terwujud.
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Darajat Arianto
Penandatanganan JOA ini adalah tindak lanjut dari MoU antara kedua perusahaan pada 24 Mei 2012 di Beijing, Cina. MoU antara keduanya dilakukan oleh Cecep Rukmana selaku Presiden Direktur Panghegar Group dan Zhou Jun selaku Vice President CMC Imp & Exp Corp.
Rencananya kesepakatan ini disaksikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Walikota Bandung Dada Rosada bertempat di Jakarta Convention Center.
Dalam jadwal kerjanya, setelah JOA, kedua pihak segera melakukan kelayakan pembangunan MRT di Bandung dan Yogyakarta. Dua kota ini dipilih untuk menjadi langkah awal bisnis tranportasi kerjasama ini.
Kerjasama dengan perusahaan Cina ini bukan hanya menyangkut MRT di kedua kota tersebut. Namun juga akan berkaitan dengan sistem tranportasi di kota lainnya, seperti dikutip dari rilis yang diterima Tribun, Senin (27/8) siang.
Bandung khususnya akan menjadi awal yang baik. Karena kota ini sudah membutuhkan moda tranportasi massal yang bisa mengurai kemacetan jalan. MRT bisa dijadikan salah satu pilihan utama. (*)