Hanya Separuh PNS yang Ikut Apel Pagi
Memasuki hari ke-11 bulan Ramadan kehadiran PNS di lingkungan Balai Kota hanya sebagian yang terlambat. Namun yang mengikuti apel pagi hanya
Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
"Kehadiran bagus, tapi kehadiran apel pagi kurang bagus selama Ramadan kehadirannya bervariasi, untuk lingkungan Balaikota antara 30 sampai 80 persen," ujar Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Bandung Evi Saleha di Balai Kota, Selasa (31/7).
Evi mengatakan, kehadiran apel pagi berdampak pada pembayaran tunjangan penambahan penghasilan (TPP). Begitu juga keterlambatan tiap harinya akan dihitung secara akumulasi.
"Tidak ada toleransi bagi yang terlambat datang, tinggal dihitung berapa menit terlambatnya setiap hari, jika sudah mencapai 7,5 jam dianggap tidak hadir satu hari," ujarmua.
Ia mengatakan, pihaknya akan terus menerus melakukan pembinaan dan perbaikan mental PNS terutama kesadaran sendiri mentaati aturan.
Absensi PNS di lingkungkan Balai Kota menggunakan sistem check clock. Menurut Evi , kendali absensi check clock ada di masing-masing atasan langsung dan ada petugas khusus yang bertugas mencatat dan melaporkan setiap bulan ke BKD yang ditanda tangan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (*)