Askes Terus Kembangkan Inovasi Pelayanan Kesehatan
Sabtu, 14 Juli 2012 15:52 WIB
Berita Terkait
- Fahmi Idris Jadi Dirut PT Askes
- Jamsostek-Askes Wacanakan Kartu Bersama
- Peserta BPJS Dapat Pelayanan yang Sama
- Askes dan Jamsostek Belum Tentukan Iuran BPJS
- Jamsostek dan Askes Tunggu Regulasi Pemerintah Tentang…
- Koordinasi Askes-Asabri Terus Bergulir
- Jelang BPJS, Askes Berkoordinasi dengan Jamsostek
- Tiga BUMN 'Berkoalisi' Bangun Rumah Sakit Buruh
- Uji Coba Program PRB di 4 Wilayah
- PRB Permudah Pasien Diabetes, Hipertensi, dan TBC
BANDUNG, TRIBUN – Direktur Utama PT Asuransi Kesehatan (Askes) I Gede Subawa menjelaskan, sampai kini pihaknya terus melakukan berbagai inovasi pelayanan. Di antaranya bersiap menyusun Program Pengelolaan Diabetes Mellitius (DRB) dan Pengelolaan Penyakir Hipertensi Indonesai (PPHI).
Program-program tersebut sudah berlangsung di sentra pelayanan dokter jaga. "Tapi pada masa mendatang kami mengembangkannya di puskesmas-puskesmas," seru dia di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung.
Untuk itu, pihaknya melakukan pelatihan bagi para tenaga dokter keluarga dan umum. Jumlahnya, sebut dia, mencapai 885 orang dokter. Pelatihan tersebut diberikan dalam hal penatalaksanaan PPDM dan PPHT.
Mengenai berapa banyak peserta PT Askes yang mengidap diabetes, I Gede Subawa menyatakan, data menunjukkan, jumlahnya sekitar 250 ribu orang. Sedangkan peserta PT Askes yang mengidap hipertensi jumlahnya sekitar 50 ribu orang. (*)
Program-program tersebut sudah berlangsung di sentra pelayanan dokter jaga. "Tapi pada masa mendatang kami mengembangkannya di puskesmas-puskesmas," seru dia di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung.
Untuk itu, pihaknya melakukan pelatihan bagi para tenaga dokter keluarga dan umum. Jumlahnya, sebut dia, mencapai 885 orang dokter. Pelatihan tersebut diberikan dalam hal penatalaksanaan PPDM dan PPHT.
Mengenai berapa banyak peserta PT Askes yang mengidap diabetes, I Gede Subawa menyatakan, data menunjukkan, jumlahnya sekitar 250 ribu orang. Sedangkan peserta PT Askes yang mengidap hipertensi jumlahnya sekitar 50 ribu orang. (*)
Penulis : win
Editor : dar