Target Awal Penjualan SoyBee di Jabar, Jateng, dan Jakarta
Minggu, 8 Juli 2012 17:58 WIB
BANDUNG, TRIBUN - Direktur Utama PT Tirta Sarana Sukses, Harry Wibowo mengatakan, minuman kedelai hitam Tahesta SoyBee akan dijual ke seluruh Indonesia, termasuk apotek dan supermarket. Pada bulan pertama pihaknya baru menargetkan pasar di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta.
"Sementara ini baru memproduksi 2.000 karton. Satu karton isinya enam pack. Pada peluncuran pertama di Jabar, paling tidak kami akan memasarkan 1.000 karton," katanya kepada Tribun di sela Gathering Grand Launching Tahesta SoyBee dan Lite Anggur di Thai Palace Restoran, Minggu (8/7).
Setelah pulau Jawa terpenuhi, Tahesta SoyBee akan dipasarkan ke Kalimantan, khususnya ke Balikpapan. Apalagi pasar di luar pulau Jawa begitu antusias. Harga per pack susu kedelai dijual Rp 38.500 untuk yang original, dan Rp 39.500 untuk yang plus jahe. Harga ini berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia.
"Harga secara nasional sama. Dua bulan lagi, kami targetkan produksi lebih dari 10.000 karton. Saya rasa bahan bakunya cukup, karena kami juga sedang menggalakkan petani untuk menanam kedelai hitam. Tahesta SoyBee adalah produk ketiga setelah cuka dan minuman langsung," ujarnya. (guy)
"Sementara ini baru memproduksi 2.000 karton. Satu karton isinya enam pack. Pada peluncuran pertama di Jabar, paling tidak kami akan memasarkan 1.000 karton," katanya kepada Tribun di sela Gathering Grand Launching Tahesta SoyBee dan Lite Anggur di Thai Palace Restoran, Minggu (8/7).
Setelah pulau Jawa terpenuhi, Tahesta SoyBee akan dipasarkan ke Kalimantan, khususnya ke Balikpapan. Apalagi pasar di luar pulau Jawa begitu antusias. Harga per pack susu kedelai dijual Rp 38.500 untuk yang original, dan Rp 39.500 untuk yang plus jahe. Harga ini berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia.
"Harga secara nasional sama. Dua bulan lagi, kami targetkan produksi lebih dari 10.000 karton. Saya rasa bahan bakunya cukup, karena kami juga sedang menggalakkan petani untuk menanam kedelai hitam. Tahesta SoyBee adalah produk ketiga setelah cuka dan minuman langsung," ujarnya. (guy)
Penulis : guy
Editor : jan