Peserta Asing Ramaikan Kite Festival di Sulaeman
Selasa, 3 Juli 2012 16:47 WIB
Share |
photo/galeri/2010/10/40777e5aa97cacd1b902d22beb810786.jpg
TRIBUN JABAR/AGUNG YULIANTO
Puluhan layang-layang menghiasi langit Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (10/10/2011) siang.

BANDUNG, TRIBUN - ART Kite Indonesia akan menggelar Bandung International Kite Festival 2012 dengan tema “One World One Sky One Peace” di Pangkalan TNI Angkatan Udara Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/7) hingga Minggu (7/7).  Hingga saat ini sudah 16 negara termasuk Indonesia menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam festival tersebut.

Beberapa negara tersebut di antaranya, Cina, India, Korea, Makau, Jepang, Taiwan, Jerman, Vietnam, Amerika, Kamboja, Malaysia, Belanda, Singapura, Selandia Baru dan lainnya. Sementara peserta dari tanah air yang menyatakan kesiapannya diantaranya dari Jakarta, Bali, Surabaya, Kalimantan Timur, Bekasi, Tasikmalaya, Ciamis dan lainnya.

“Selama ini festival layang-layang menurun peserta dan kualitasnya karena tidak ditangani dengan baik. Kebetulan banyak peserta layang-layang intermasional berminat untuk datang menghadiri festival di Indonesia dan mereka  benar-benar berkualitas seperti para juara dunia. Karena tidak ada yang menangani segera, maka Art Kite Indonesia dengan bantuan komunitas lainnya segera berjuang untuk membuat acara tersebut secara swadaya,” ujar Ketua Umum Art Kite Indonesia yang juga selaku Ketua Penyelenggara Lianawati, Bandung International Kite Festival 2012 saat dihubungi Tribun, Selasa  (3/7).

Bandung International Kite Festival 2012  akan melombakan tujuh katagori lomba. Tujuh katagori lomba yang akan diselenggarakan selain layang-layang tradisional dan sport, juga dilombakan jenis dua dimensi (2D), tiga dimensi (3D), Stuntcat, revolution, train, dan night flaying.

Pada eksibisi night flaying pada Minggu (7/7) malam, tim dari Indonesia akan berkolaborasi dengan tim dari Vietnam dan Selandia Baru menerbangka layang-layang Ubur-ubur, Ulat Bulu, Ikan Pari dan Tom Cat. (*)

Penulis : ddh
Editor : dar