Puteri Indonesia Dikarantina di Cikole
Sabtu, 23 Juni 2012 15:34 WIB

M. Syarif Abdusalam
Peserta pemilihan Puteri Indonesia 2012 wilayah Jawa Barat mengikuti pemaparan materi kepribadian dan etika dari Dr Erni Ernawan di Cikole Jayagiri Resort, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (23/6/2012).
Peserta pemilihan Puteri Indonesia 2012 wilayah Jawa Barat mengikuti pemaparan materi kepribadian dan etika dari Dr Erni Ernawan di Cikole Jayagiri Resort, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (23/6/2012).
LEMBANG, TRIBUN - Sebanyak 18 peserta pemilihan Puteri Indonesia 2012 wilayah
Jawa Barat mengikuti karantina selama tiga hari di Cikole Jayagiri
Resort, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, 21-23 Juni 2012.
Mereka mengikuti berbagai kegiatan seperti outbound, camping, dan
pelatihan kepribadian, sebelum memasuki grand final pemilihan Puteri
Indonesia 2012 wilayah Jawa Barat.
Pada hari terakhir masa karantina, para peserta mendapat kursus singkat atau pelatihan kepribadian dan etika. Hadir sebagai pembicara, Dr Erni Ernawan memaparkan pelajaran mengenai etika dan kepribadian perempuan dalam tingkat internasional.
Selain itu, Erni pun menjelaskan pentingnya bagi para peserta untuk memupuk kepribadian dan membawa budaya Jawa Barat pada ajang pemilihan Puteri Indonesia bahkan Miss Universe.
"Para puteri yang akan mewakii daerahnya harus menjadi wakil dirinya sendiri dan daerahnya. Serta harus beretika dan berkepribadian baik dalam tingkat nasional maupun internasional. Tentunya tanpa meningalkan kepribadiannya sebagai orang Jawa Barat," kata Erni saat ditemui seusai memberikan materi mengenai etika dan kepribadian, Sabtu (23/6).
Erni mengaku sempat prihatin ketika mengetahui hanya lima peserta yang bisa berbahasa Sunda. Padahal, bahasa Sunda selayaknya melekat pada setiap peserta seperti kebudayaan dan pengetahuan mengenai wilayahnya. Karenanya, perhatian terhadap bahasa Sunda dinilainya menjadi tugas wajib pemerintah daerah.
Panitia Pemilihan Puteri Indonesia 2012 Wilayah Jawa Barat, Donna Hariman, mengatakan dari 18 peserta, 5 peserta di antaranya asal Bandung, 6 peserta dari Bogor, 6 peserta asal Depok, 4 orang asal Bekasi, 2 peserta dari Sukabumi, dan seorang asal Garut.
"Para finalis ini berasal dari beberapa regional. Antusiasme di tiap daerah memang beragam. Mereka akan memperebutkan 1 posisi sebagai Puteri Indonesia 2012 wilayah Jawa Barat untuk selanjutnya mengikuti pemilihan Puteri Indonesia 2012," kata Donna. (*)
Pada hari terakhir masa karantina, para peserta mendapat kursus singkat atau pelatihan kepribadian dan etika. Hadir sebagai pembicara, Dr Erni Ernawan memaparkan pelajaran mengenai etika dan kepribadian perempuan dalam tingkat internasional.
Selain itu, Erni pun menjelaskan pentingnya bagi para peserta untuk memupuk kepribadian dan membawa budaya Jawa Barat pada ajang pemilihan Puteri Indonesia bahkan Miss Universe.
"Para puteri yang akan mewakii daerahnya harus menjadi wakil dirinya sendiri dan daerahnya. Serta harus beretika dan berkepribadian baik dalam tingkat nasional maupun internasional. Tentunya tanpa meningalkan kepribadiannya sebagai orang Jawa Barat," kata Erni saat ditemui seusai memberikan materi mengenai etika dan kepribadian, Sabtu (23/6).
Erni mengaku sempat prihatin ketika mengetahui hanya lima peserta yang bisa berbahasa Sunda. Padahal, bahasa Sunda selayaknya melekat pada setiap peserta seperti kebudayaan dan pengetahuan mengenai wilayahnya. Karenanya, perhatian terhadap bahasa Sunda dinilainya menjadi tugas wajib pemerintah daerah.
Panitia Pemilihan Puteri Indonesia 2012 Wilayah Jawa Barat, Donna Hariman, mengatakan dari 18 peserta, 5 peserta di antaranya asal Bandung, 6 peserta dari Bogor, 6 peserta asal Depok, 4 orang asal Bekasi, 2 peserta dari Sukabumi, dan seorang asal Garut.
"Para finalis ini berasal dari beberapa regional. Antusiasme di tiap daerah memang beragam. Mereka akan memperebutkan 1 posisi sebagai Puteri Indonesia 2012 wilayah Jawa Barat untuk selanjutnya mengikuti pemilihan Puteri Indonesia 2012," kata Donna. (*)
Penulis : sam
Editor : dar