Kunjungan Turis Malaysia Berpotensi Naik
Selasa, 12 Juni 2012 16:48 WIB

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Promotion girl menyambut kedatangan penumpang Malaysia Airline pada pendaratan pertama di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, beberapa waktu lalu.
Promotion girl menyambut kedatangan penumpang Malaysia Airline pada pendaratan pertama di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
- UPI Tuan Rumah Laga Persahabatan Indonesia-Malaysia
- Dahlan: Gagal Restrukturisasi, Merpati Ditutup
- Wisman ke Jabar Ditargetkan Lebihi 1 Juta Orang
- Kunjungan Wisman ke Jabar Naik 39,1 Persen
- Kunjungan Wisman ke Jabar Naik
- Jika Terbukti Bersalah, Polisi Pemalak Turis Akan…
- Kapolda Bali Nonaktifkan Polisi Pemalak Turis
- Polisi Bali Palak Turis, Ini Komentar Kapolri
- Video Polisi Bali Palak Turis Belanda Beredar di Youtube
- Kejarlah Turis sampai Negeri Cina
BANDUNG, TRIBUN -
Dalam beberapa hari mendatang, berlangsung musim libur sekolah. Seperti
biasanya, pada musim libur seperti itu, Jabar khususnya Kota Bandung,
kemungkinan besar dipadati para wisatawan, tidak hanya domestik, tetapi
juga mancanegara, seperti asal Malaysia.
Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar, Herman Muchtar, memperkirakan, pada musim libur sekolah kali ini, jumlah kunjungan wisatawan, khususnya asal Malaysia, berpotensi mengalami peningkatan cukup signifikan.
Menurutnya, kenaikan wisatawan asal negeri Jiran pada musim libur kali ini dapat lebih tinggi 40 persen daripada kondisi normal.
"Biasanya, secara rata-rata jumlah wisatawan asal Malaysia yang berkunjung ke Kota Bandung sekitar 600-1.000 orang setiap harinya. Nah, saya perkirakan, pada musim libur kali ini, jumlahnya dapat sebanyak 1.400 orang per hari," kata Herman, Selasa (12/6).
Namun, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bandung, Momon Abdurahman, punya pendapat berbeda. Dia menyatakan peningkatan kunjungan wisatawan Malaysia pada musim libur kali ini tidak terlalu signifikan. Itu karena, sekitar 80 persen wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Bandung tujuannya berdagang.
"Artinya, mereka lebih banyak berbelanja di Bandung. Kemudian, mereka memperjualbelikan produk-produk itu kembali di negaranya. Sementara untuk wisatawan domestik, saya kira, jumlah kunjungannya dapat meningkat," ujar Momon. (*)
Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar, Herman Muchtar, memperkirakan, pada musim libur sekolah kali ini, jumlah kunjungan wisatawan, khususnya asal Malaysia, berpotensi mengalami peningkatan cukup signifikan.
Menurutnya, kenaikan wisatawan asal negeri Jiran pada musim libur kali ini dapat lebih tinggi 40 persen daripada kondisi normal.
"Biasanya, secara rata-rata jumlah wisatawan asal Malaysia yang berkunjung ke Kota Bandung sekitar 600-1.000 orang setiap harinya. Nah, saya perkirakan, pada musim libur kali ini, jumlahnya dapat sebanyak 1.400 orang per hari," kata Herman, Selasa (12/6).
Namun, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bandung, Momon Abdurahman, punya pendapat berbeda. Dia menyatakan peningkatan kunjungan wisatawan Malaysia pada musim libur kali ini tidak terlalu signifikan. Itu karena, sekitar 80 persen wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Bandung tujuannya berdagang.
"Artinya, mereka lebih banyak berbelanja di Bandung. Kemudian, mereka memperjualbelikan produk-produk itu kembali di negaranya. Sementara untuk wisatawan domestik, saya kira, jumlah kunjungannya dapat meningkat," ujar Momon. (*)
Penulis : win
Editor : dar