Rabu, 10 Juni 2026

Gaji Tak Dibayar, Pemain Gelar Aksi Solidaritas

PESEPAKBOLA di Indonesia kini lebih kompak. Saat banyak pemain yang tak mendapatkan haknya, pemain lain ikut berjuang. Mereka berjuang agar

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail | Editor: Darajat Arianto
PESEPAKBOLA di Indonesia kini lebih kompak. Saat banyak pemain yang tak mendapatkan haknya, pemain lain ikut berjuang. Mereka berjuang agar klub membayarkan hak para pemain.

Laga Gresik United melawan Sriwijaya FC contohnya. Dalam laga yang digelar Minggu (10/6/2012) di Stadion Petrokimia, para pemain Srwijaya melakukan aksi diam sekitar satu menit.

Setelah kick-off, kapten Sriwijaya yang juga Presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman membuang bola ke daerah Gresik United. Para pemain Laskar Wong Kito lantas duduk. Setelah satu menit, baru laga dilanjutkan.

Aksi tak hanya di laga tersebut. Saat pertandingan PSMS Medan menjamu Persema Malang di kancah Liga Primer Indonesia (LPI) dan Mitra Kukar menjamu PSPS Pekanbaru aksi duduk juga dilakukan pemain.

Aksi ini dilakukan menyikapi banyaknya klub baik itu di LSI maupun LPI yang masih belum menuntaskan kewajibannya kepada pemain. APPI memberi tenggat sampai 15 Juni untuk klub menyelesaikan kewajibannya.

Kapten Persib Bandung Maman Abdurahman mendukung aksi solidaritas seperti ini. "Kalau tidak salah, teman-teman memberi tenggat sampai tanggal 15 (Juni). Tanggal itu sesuai keputusan dari FIFA. Teman-teman harus mendapatkan haknya," kata Maman kepada wartawan, Senin (11/6) di mes Persib. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved