Lulusan STP Diharapkan Turut Sejahterakan Masyarakat
Sabtu, 9 Juni 2012 17:00 WIB
Berita Terkait
- Wisman ke Jabar Ditargetkan Lebihi 1 Juta Orang
- Jabar Berpotensi Raup Rp 2 Triliun dari Pariwisata
- Rute Penerbangan Dukung Pariwisata Jabar
- Pariwisata dan Agroindustri Cocok di Cianjur
- Pariwisata Indonesia Ibarat 'Sound System' Tanpa Operator
- Mari Galang Dukungan ke Denmark
- ASEAN Tetap Jadi Prioritas Pariwisata Jabar
- Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Jadi Andalan
- Pariwisata Butuh Intervensi Pemerintah
- Jabar Tak Punya Ikon Pariwisata
BANDUNG,
TRIBUN - Indonesia termasuk negara yang memiliki potensi pariwisata
yang besar. Banyaknya tempat wisata terkenal serta makin berkembangnya
dunia perhotelan sangat membutuhkan tenaga pariwisata yang terampil dan
profesional. Karena tenaga-tenaga pariwisata ini bisa berkontribusi pada
pembangunan pariwisata nasional.
Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, Noviendi Makalam mengatakan, kepariwisataan masih membutuhkan banyak tenaga pariwisata. STP Bandung menjadi salah satu sekolah pariwisata yang telah menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional.
"Semoga para wisudawan dapat berperan penting dalam memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui dunia kepariwisataan. Dengan ilmu dan keterampilan serta sikap profesi yang telah didapat di kampus dapat berkiprah lebih baik dan berkontribusi pada pembangunan pariwisata nasional," katanya dalam sambutan pada acara Wisuda. Program Pasca Sarjana, Diploma IV dan Diploma III di Kampus STP Bandung Jalan Setiabudhi, Sabtu (9/6).
Ia mengatakan STP Bandung terus memajukan dan mengembangkan sumber daya manusia. Pengakuan yang ditunjukkan para pemangku kepentingan tercermin dari tingginya permintaan industri untuk merekrut lulusan baik dari dalam dan luar negeri.
Selain itu STP Bandung juga terlibat dengan beberapa tenaga pengajar dalam kepengurusan berbagai asosiasi, pengakuan TEDQUAL sebagai institusi kelas dunia dan bertaraf internasional.
"STP Bandung juga bekerjasama dengan berbagai Universitas terkemuka dunia seperti Leeds Metropolitan University yang berada di Inggris," katanya.
Sebanyak 468 orang lulusan STP Bandung yang terdiri dari Program Pascasarjana, program Diploma IV dan Program Diploma III. (*)
Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, Noviendi Makalam mengatakan, kepariwisataan masih membutuhkan banyak tenaga pariwisata. STP Bandung menjadi salah satu sekolah pariwisata yang telah menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional.
"Semoga para wisudawan dapat berperan penting dalam memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui dunia kepariwisataan. Dengan ilmu dan keterampilan serta sikap profesi yang telah didapat di kampus dapat berkiprah lebih baik dan berkontribusi pada pembangunan pariwisata nasional," katanya dalam sambutan pada acara Wisuda. Program Pasca Sarjana, Diploma IV dan Diploma III di Kampus STP Bandung Jalan Setiabudhi, Sabtu (9/6).
Ia mengatakan STP Bandung terus memajukan dan mengembangkan sumber daya manusia. Pengakuan yang ditunjukkan para pemangku kepentingan tercermin dari tingginya permintaan industri untuk merekrut lulusan baik dari dalam dan luar negeri.
Selain itu STP Bandung juga terlibat dengan beberapa tenaga pengajar dalam kepengurusan berbagai asosiasi, pengakuan TEDQUAL sebagai institusi kelas dunia dan bertaraf internasional.
"STP Bandung juga bekerjasama dengan berbagai Universitas terkemuka dunia seperti Leeds Metropolitan University yang berada di Inggris," katanya.
Sebanyak 468 orang lulusan STP Bandung yang terdiri dari Program Pascasarjana, program Diploma IV dan Program Diploma III. (*)
Penulis : tif
Editor : dar