Inggrid Coba Pertahankan Anaknya
Kuasa Hukum Rebecca Inggrid Gunawan, Ismadi S Bekti mengungkapkan, banyak hal yang melatarbelakangi kliennya tersebut terlibat kasus ini.
Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Darajat Arianto
Ismadi datang ke Mapolrestabes Bandung berencana mendampingi Inggrid yang akan menjalani pemeriksaan. Desainer yang cukup dikenal di kalangan perancang busana perkawinan di tanah air tersebut masih mengalami depresi dengan keterlibatannya pada kasus ini.
"Salah satu yang melatarbelakanginya, mempertahankan hak asuh anak. Baru berumur 16 bulan Samuel, anaknya itu. Ya, klien saya sebagai seorang ibu, tentu ingin bersama anaknya. Itu yang ingin dipertahankan oleh dia (Inggrid). Tapi, klien saya merasa tertekan oleh almarhum," ujar Ismadi di ruang Sat Reskrim Polrestabes Bandung, Kamis (7/6).
Diberitakan sebelumnya, polisi menemukan senjata jenis FN yang digunakan untuk membunuh bos sekuriti Red Guard, Husein Witarja (42). Sebelumnya, Agustinus Otneil Maitimu eksekutor penembakan sempat mengaku senjata dibuang ke sungai.
Satu dari 6 tersangka pelaku penembakan yang tak lain seorang desainer kenamaan dan dikenal dikalangan para perancang busana pengantin di tanah air.
Selain merancang baju pengantin, Inggrid kerap menggelar fashion show busana pengantin bukan hanya di Bandung, tapi juga di sejumlah daerah di Indonesia.
Akibat perbuatannya, kini Inggrid terancam hukuman mati. Ia dijerat pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana. (*)