Senin, 24 November 2014
Tribun Jabar

Gaji Pengajar PAUD 'Sajuta'

Selasa, 5 Juni 2012 18:08 WIB

Gaji Pengajar PAUD 'Sajuta'
Gani Kurniawan
ILUSTRASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
LAIN lagi dengan PAUD Bunga Mentari, yang baru didirikan sekitar 2 tahun lalu, dan baru pada awal 2012, Kepala PAUD Bunga Mentari, Suhendi, mendapat izin aktivitas PAUD dari Kantor Desa, Kecamatan, dan UPTD Pendidikan. PAUD yang letaknya berdekatan dengan kandang sapi ini belum pernah mendapat bantuan apa pun dari pemerintah.

"Setelah didaftarkan, kami mulai melihat ada niat pemerintah untuk memberikan bantuan bagi PAUD ini. Secara swadaya kami mendirikan dan mengoperasikan PAUD ini," ucap Suhendi saat ditemui di PAUD Bunga Mentari, Sabtu (26/5).

Terdapat lima tutor yang mengajar 35 murid di PAUD tersebut. Walaupun minim fasilitas, lima tutor yang bekerja secara sukarela ini tetap bisa mengoperasikan PAUD. Baru awal bulan ini, tuturnya, PAUD Bunga Matahari mendapat bantuan sarana bermain berupa perosotan dari Majelis Perempuan Berdzikir.

"Belum ada bantuan apa pun dari pemerintah sampai saat ini. Untuk belajar saja, 35 murid dan lima tutor terpaksa berdesak-desakan karena ruangan yang dipakainya kecil," ucapnya.

Seorang tutor PAUD Bunga Mentari, Enung (33), menuturkan, dia dan empat tutor lainnya tidak pernah mendapat gaji sepeser pun selama mengajar bertahun-tahun. Mereka hanya bisa menikmati infak dari para orang tua siswa yang setiap harinya  terkumpul sekitar Rp 2.500. Setiap bulan, Enung mengaku hanya bisa mendapat Rp 12.000, bahkan kurang, dari infak tersebut.

"Gaji kami sajuta, kependekan dari sabar, jujur, dan tawakal. Entah mengapa kami masih bersemangat mengajar di PAUD. Mungkin karena ini sudah kewajiban untuk mencerdaskan bangsa sesuai dengan program pemerintah," kata Enung sambil tersenyum.

Dia dan tutor lainnya, kata Enung, belum mendapat sedikit pun bantuan dari pemerintah untuk kesejahteraan ekonominya. Bahkan, perempuan lulusan SMA ini sengaja membiayai sendiri berbagai pelatihan PAUD di UPI dan lembaga lainnya hingga ratusan ribu rupiah. (*)
Penulis: sam
Editor: dar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas