Esia Tawarkan Modem Kecepatan Tinggi
Jumat, 1 Juni 2012 12:58 WIB
._.jpg)
Agung Yulianto
Dua model menunjukkan modem Esia max-d yang diluncurkan di Kantor Esia Bandung, Jumat (1/6/2012) siang.
Dua model menunjukkan modem Esia max-d yang diluncurkan di Kantor Esia Bandung, Jumat (1/6/2012) siang.
Berita Terkait
- Selidiki Kasus Luthfi di Ujian SMK, PKS Turunkan Tim…
- KPK Periksa Tiga Dosen Universitas Indonesia
- Naikan BBM Sekarang, Pemerintah Kehilangan Momentum
- Usul Kadin Tak Digubris Pemerintah
- Kadin Siap Advokasi Kebijakan Kontra-Produktif
- Kadin Heran Tiap Tahun PBB Naik
- Banyak Kebijakan Hambat Iklim Usaha
- BBM Naik, Harga Semen Pun Turut Meninggi
- 2015, Holcim Operasikan Pabrik Baru
- Holcim Tambah Kapasitas Produksi
BANDUNG, TRIBUN - Untuk memanjakan pelanggan, Esia meluncurkan modem Esia
max-d atau maximal data dengan hanya seharga Rp 99 ribu pada Jumat
(1/6) di Bandung. Modem ini berbasis jaringan CDMA EVDO, dengan
kecepatan 3,1 Mbps dan menawarkan kuota paling besar di setiap paket
yang ditawarkan.
General Manager Regional Esia Jabar, Boedi Hartawan mengatakan, peluncuran modem itu mengacu pada keadaan pasar, di mana banyak pelanggan yang memiliki pertanyaan dan permasalahan yang dihadapi. Seperti kuota yang tiba-tiba habis pada saat berinternet, dan kecepatan maksimum yang berbeda antara paket.
"Selain itu mahalnya harga layanan yang harus dibayarkan. Menjawab seluruh kebutuhan itu, Esia meluncurkan Esia max-d," katanya pada saat peluncuran Esia max-d di Kantor Esia Bandung, Jumat (1/6) siang.
Dia menambahkan, Esia max-d tidak pilih kasih. Apapun paket internet yang dipilih, dimulai dengan tarif paket seharga Rp 10 ribu, semua pelanggan dapat menikmati layanan data akses internet super cepat, dengan kecepatan sama hingga 3.1 Mbps dan kuota maksimal 35 Gb.
"Untuk target, memang ada angka yang harus di-delivered. Tapi hari ini, kami sediakan barang dulu. Setelah itu melihat reaksi pasar. Kami berharap layanan ini diterima baik oleh pelanggan. Modem dan layanan ini untuk semua lapisan masyarakat," ujarnya.
Pada peluncuran inovasi ini, PT Bakrie Telecom Tbk mengerahkan seluruh karyawannya untuk turun ke lapangan. Program karyawan goes to market ini pertama kali dilakukan Esia secara serentak di 22 kota di Indonesia, termasuk Bandung. (*)
General Manager Regional Esia Jabar, Boedi Hartawan mengatakan, peluncuran modem itu mengacu pada keadaan pasar, di mana banyak pelanggan yang memiliki pertanyaan dan permasalahan yang dihadapi. Seperti kuota yang tiba-tiba habis pada saat berinternet, dan kecepatan maksimum yang berbeda antara paket.
"Selain itu mahalnya harga layanan yang harus dibayarkan. Menjawab seluruh kebutuhan itu, Esia meluncurkan Esia max-d," katanya pada saat peluncuran Esia max-d di Kantor Esia Bandung, Jumat (1/6) siang.
Dia menambahkan, Esia max-d tidak pilih kasih. Apapun paket internet yang dipilih, dimulai dengan tarif paket seharga Rp 10 ribu, semua pelanggan dapat menikmati layanan data akses internet super cepat, dengan kecepatan sama hingga 3.1 Mbps dan kuota maksimal 35 Gb.
"Untuk target, memang ada angka yang harus di-delivered. Tapi hari ini, kami sediakan barang dulu. Setelah itu melihat reaksi pasar. Kami berharap layanan ini diterima baik oleh pelanggan. Modem dan layanan ini untuk semua lapisan masyarakat," ujarnya.
Pada peluncuran inovasi ini, PT Bakrie Telecom Tbk mengerahkan seluruh karyawannya untuk turun ke lapangan. Program karyawan goes to market ini pertama kali dilakukan Esia secara serentak di 22 kota di Indonesia, termasuk Bandung. (*)
Penulis : guy
Editor : dar