Rabu, 10 Juni 2026

Dua Kali Unggas Mati Mendadak

KASUS unggas mati mendadak di lingkungan RW 04 Desa Sidawangi, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon ternyata bukan kali pertama.

Tayang:
Penulis: roh | Editor: Darajat Arianto
KASUS unggas mati mendadak di lingkungan RW 04 Desa Sidawangi, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon ternyata bukan kali pertama. Sebelumnya juga sudah pernah terjadi, yakni sekitar tahun 2010.

Malah Ketua RT 08, Hindun, mengatakan unggas peliharaannya juga ikut mati pada 2010 lalu. Kebetulan, Hindun memang rajin memelihara unggas berupa ayam dan entok.

"Dulu tahun 2010 pada mati juga, sampai tersisa beberapa ekor saja. Sekarang juga ikut kena lagi, dan hanya menyisakan ayam anakan," kata Hindun, kemarin.

Sedangkan pada akhir Maret-April 2012, ratusan ayam juga mati mendadak di Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Setelah dites, ternyata ayam itu juga positif terjangkit flu burung.

Hindun mengatakan warga di daerah tempat tinggalnya terbiasa memelihara unggas. Kebanyakan ayam dan ada pula yang pelihara entok. Biasanya ayam dan entok dijual jika sudah besar.

Ayam yang dipelihara adalah ayam kampung. Ayam itu dipelihara secara bebas berkeliaran ke pekarangan rumah orang, dan baru dikandangkan jika petang menjelang.

"Memelihara ayam seperti sudah tradisi. Hitung-hitung menabung. Nanti kan bisa dijual kalau kita lagi butuh uang, misalnya untuk lebaran," timpal Anih, warga RT 04.

Adanya kasus unggas mati mendadak tidak akan menyurutkan semangat warga untuk memelihara unggas. Pasalnya warga sudah terbiasa, dan seperti tidak punya simpanan yang bisa diandalkan jika tak memelihara unggas. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved