A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Satu Siswa Tak Lulus UN di Bandung Barat - Tribun Jabar
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Jabar

Satu Siswa Tak Lulus UN di Bandung Barat

Jumat, 25 Mei 2012 17:30 WIB
Satu Siswa Tak Lulus UN di Bandung Barat
Gani Kurniawan
Siswa teliti mengisi soal mata pelajaran Bahasa Indonesia pada hari pertama Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2011/2012 di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Pesantren Persatuan Islam (Persis) 1 dan 2, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Senin (23/4). Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan sederajat di Jawa Barat pada tahun ini diikuti sebanyak 667 ribu peserta dari SMP dan MTS negeri dan swasta. Mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
PADALARANG, TRIBUN - Jumlah kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA  di Kabupaten Bandung Barat tahun ini mencapai 99,98 persen. 3.394 peserta UN asal SMK seluruhnya lulus UN, sedangkan, dari 4.146 peserta UN asal SMA, terdapat 1 peserta yang tidak lulus. Sekitar 1.100 peserta asal MA pun 100 persen mendapat kelulusan.

Hasil UN telah diterima Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung Barat, Jumat (25/5). Para siswa  baru bisa mendapat pengumuman hasil UN di sekolah atau rumahnya melalui jasa pos, Sabtu (26/5).

Kepala Bidang SMA/SMK/MA, Imam Santoso, mengatakan seorang siswa yang tidak lulus tersebut memiliki nilai UN Sosiologi di bawah angka 4. Siswa ini, ucapnya, telah didaftarkan mengikuti ujian paket C untuk mendapat ujian kembali.

"Nanti setelah diumumkan kelulusannya, para siswa diimbau untuk tidak mencoret-coret seragam atau konvoi di jalanan. Seharusnya diisi dengan kegiatan yang lebih berguna karena perjuangan para siswa masih panjang," ucapnya saat ditemui di SMAN 1 Padalarang, Jumat (25/5).

Hasil UN, ujarnya, akan dikirim langsung pada sejumlah sekolah di kawasan selatan Kabupaten Bandung Barat mengingat tempat tinggal para siswa terpencar jauh dari sekolah. Sedangkan, untuk kawasan perkotaan, hasil kelulusan akan dikirim langsung ke rumah siswa.

Pengiriman hasil UN langsung ke rumah peserta ini, ucapnya, ditujukan salah satunya untuk mencegah aksi konvoi atau coret-coret seragam yang kerap dilakukan para siswa. Untuk sekolah yang membagikan hasilnya langsung di sekolah, kata Imam, diminta untuk mengemas pembagian hasil UN sehingga tidak memberi kesempatan untuk melakukan aksi coret-coret dan konvoi.

"Kemaslah acara pengumuman UN ini sebaik mungkin. Dengan menggelar salat hajat atau kegiatan berguna lainnya," kata Imam. (*)
Penulis: sam
Editor: dar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
11666 articles 4 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas