Isak Tangis Iringi Penerimaan Jasad Kornel Sihombing
Rabu, 23 Mei 2012 15:00 WIB

Siti Fatimah
Foto Kornel M Sihombing, salah seorang penumpang pesawat Sukhoi yang hilang kontak, Rabu (9/5) sore saat joy flight dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Foto Kornel M Sihombing, salah seorang penumpang pesawat Sukhoi yang hilang kontak, Rabu (9/5) sore saat joy flight dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Berita Terkait
- Sore Nanti, Sky Aviation Terima Sukhoi Perdana
- Ada 5 Sukhoi Siap Terbang Tahun Depan
- Sky Aviation Percaya Diri Gunakan Sukhoi Superjet…
- Tiga Kesalahan Fatal Dilakukan Pilot Sukhoi Superjet
- Detik-detik Jatuhnya Pesawat Sukhoi Terekam Jelas
- Tiga Sebab Pesawat Sukhoi Menabrak Gunung Salak
- Hari Ini, KNKT Umumkan Penyebab Jatuhnya Sukhoi
- Sky Aviation Siap Datangkan 12 Sukhoi
- Kasad Sebut Prestasi SAR Sukhoi dan Serda Nicholas
- Beli Sukhoi, Kartika Menunggu Investigasi KNKT
BANDUNG, TRIBUN - Suasana haru biru diiringi isak tangis sanak saudara
mendiang korban Kornel M Sihombing, satu di antara korban tewas jatuhnya
Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak beberapa waktu lalu terlihat ketika serah terima jenazah.
Saat beberapa pria berbadan tegap mengusung peti jenazah mendiang Kornel Sihombing, yang tiba di PT Dirgantara Indonesia (DI), Rabu (23/5) pukul 13.50 dari Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta melalui jalur darat, ke Auditorium PT DI, tempat berlangsungnya penyerahan jenazah oleh direksi PT DI kepada keluarga korban, terdengar lagu Gugur Bunga.
Di auditorium, seluruh kerabat, termasuk karyawan dan staf PT DI mengucapkan bela sungkawanya kepada keluarga korban, yang siang itu terlihat mengenakan kain ulos.
Direktur Utama PT DI, Budi Santoso, mengaku sangat kehilangan mendiang pria yang meninggalkan seorang istri, Indriati Ayu, dan dua anak, Corin Sihimbing dan Luhut Sihombing.
"Mendiang punya dedikasi dan loyalitas tinggi bagi kemajuan perusahaan. Karenanya, kami sangat kehilangan," kata Budi, dalam sambutannya. (*)
Saat beberapa pria berbadan tegap mengusung peti jenazah mendiang Kornel Sihombing, yang tiba di PT Dirgantara Indonesia (DI), Rabu (23/5) pukul 13.50 dari Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta melalui jalur darat, ke Auditorium PT DI, tempat berlangsungnya penyerahan jenazah oleh direksi PT DI kepada keluarga korban, terdengar lagu Gugur Bunga.
Di auditorium, seluruh kerabat, termasuk karyawan dan staf PT DI mengucapkan bela sungkawanya kepada keluarga korban, yang siang itu terlihat mengenakan kain ulos.
Direktur Utama PT DI, Budi Santoso, mengaku sangat kehilangan mendiang pria yang meninggalkan seorang istri, Indriati Ayu, dan dua anak, Corin Sihimbing dan Luhut Sihombing.
"Mendiang punya dedikasi dan loyalitas tinggi bagi kemajuan perusahaan. Karenanya, kami sangat kehilangan," kata Budi, dalam sambutannya. (*)
Penulis : win
Editor : dar